Pantang Ubah Taktik Lawan Persebaya, Strategi Rakhmat Basuki Demi Dongkrak Madura United di GBT
Sarah Elnyora Rumaropen April 16, 2026 11:35 AM

SURYAMALANG.COM, MADURA - Madura United mengusung misi besar saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada laga pekan ke-28 Super League 2025-2026, Jumat (17/4/2026) malam.

Bertajuk Derby Suramadu, Laskar Sape Kerrab bertekad mencuri poin penuh guna melepaskan diri dari jeratan zona degradasi.

Pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki, menegaskan timnya akan mengandalkan momentum kemenangan laga terakhir untuk menghadapi motivasi tinggi tuan rumah.

Persiapan Taktis Menjelang Derby

Meski duel kali ini menjadi laga adu gengsi dua tim yang homebase-nya berdekatan, pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki menyebut, tidak akan mengubah banyak strategi.

"Secara taktik tidak ada yang khusus, cuma ada sedikit perubahan dengan cara bermain kami," kata pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki. 

Baca juga: Strategi Konkret PSSI Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman

SUPER LEAGUE 2026 - Pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki saat jumpa pers, Jumat (10/4/2026), jelang menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (11/4/2026) sore. Rakhmat fokus membenahi kelemahan transisi tim jelang laga hidup mati menjauh dari zona degradasi.
SUPER LEAGUE 2026 - Pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki saat jumpa pers, Jumat (10/4/2026), jelang menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (11/4/2026) sore. Rakhmat fokus membenahi kelemahan transisi tim jelang laga hidup mati menjauh dari zona degradasi. (Dok. Madura United)

Pelatih asli Madura United itu pantang melakukan ubahan secara signifikan karena beberapa alasan teknis. 

"Karena kami melihat di pertandingan terakhir saat menang lawan Persik, kami bertahan dengan sangat baik, dan memanfaatkan situasi transisi positif juga lumayan bagus, itu yang kami pertajam," tambahnya.

Momentum Bangkit dan Motivasi Lawan

Kemenangan 2-1 atas Persik Kediri di laga terakhir menjadi momentum bagi Madura United untuk mengakhiri rentetan hasil buruk 11 laga sebelumnya yang tidak pernah menang.

Kemenangan tersebut sekaligus menghidupkan kembali asa Laskar Sape Kerrab untuk keluar dari zona degradasi. Namun, Rakhmat juga mewaspadai ambisi tuan rumah.

"Yang kami perhatikan adalah motivasi Persebaya sekarang untuk bisa menang di Derby Suramadu" ucap Rakhmat Basuki.

"Mengingat, mereka laga terakhir kalah dari Persija. Jadi saya yakin mereka sangat termotivasi untuk bisa memenangkan pertandingan Derby Suramadu ini," imbuhnya. 

Baca juga: Timnas Indonesia Buka Peluang Lawan Perancis dalam Agenda FIFA Matchday Juni 2026

Selain dukungan langsung Bonek dan Bonita di Stadion GBT, Persebaya memiliki modal penting berupa catatan selalu menang dalam tiga pertemuan terakhir.

Saat bermain di kandang Madura United pada putaran pertama lalu, Persebaya berhasil meraih kemenangan 0-1. 

Misi Keluar dari Zona Merah

Rakhmat Basuki mengaku tidak gentar melihat catatan kelam masa lalu timnya.

Sebaliknya, Rakhmat justru termotivasi untuk bisa mengakhiri catatan buruk tersebut.

Kemenangan sangat dibutuhkan Madura United yang saat ini masih tertahan di peringkat 16, atau posisi teratas zona degradasi dengan koleksi 23 poin.

Posisi Madura United hanya selisih satu poin dengan Persis Solo yang ada di peringkat 15, dan berjarak 2 poin dengan Persijap yang ada di posisi 14.

Dengan demikian, menang dari Persebaya akan membuat Madura United otomatis naik peringkat sekaligus keluar dari zona degradasi.

"Mudah-mudahan yang kami persiapkan, secara fisik dan taktik bisa berjalan dengan baik lawan Persebaya," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.