Prakiraan Cuaca Sulbar Jumat 17 April 2026: Siang hingga Malam Berpotensi Hujan Ringan
Nurhadi Hasbi April 17, 2026 08:44 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Barat, Jumat (17/4/2026).

Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah diprediksi cerah hingga berawan.

Memasuki siang hingga sore, cuaca umumnya berawan.

Namun, sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sulbar, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi Sore hingga Malam Ini

Baca juga: Gempa Beruntun di Sekitar Sulbar, BMKG Catat Getaran hingga Magnitudo 3,4 Dekat Majene dan Mamasa

Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, serta sebagian Pasangkayu seperti Dapurang, Duripoku, Bulu Taba, Baras, Lariang, dan Tikke Raya.

Hujan ringan juga berpotensi terjadi di sebagian Majene seperti Malunda, Ulumanda, Tubo Sendana, Tammerodo Sendana, dan Sendana.

Selain itu, wilayah Polewali Mandar seperti Tutar, Allu, dan Bulo, serta sejumlah kecamatan di Mamasa juga berpotensi hujan ringan.

Potensi Hujan Berlanjut pada Malam Hari

Pada malam hari, kondisi berawan masih mendominasi dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.

Kabupaten Mamuju diprakirakan tetap berawan, kecuali wilayah Kepulauan Balabalakang.

Hujan ringan juga berpotensi terjadi di Mamuju Tengah, Pasangkayu, Majene, Polewali Mandar, hingga seluruh wilayah Mamasa.

Sementara itu, pada dini hari, cuaca kembali cenderung cerah hingga berawan di seluruh wilayah Sulawesi Barat.

BMKG mencatat suhu udara berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius.

Kelembapan udara 62 hingga 95 persen.

Arah angin bertiup dari tenggara hingga timur laut dengan kecepatan 2 hingga 18 kilometer per jam.

BMKG juga menyatakan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sulawesi Barat pada hari ini.

7 Tips Terhindar dari Cuaca Buruk

Menghindari cuaca buruk itu bukan soal “melawan alam,” tapi soal membaca tanda-tanda dan siap lebih dulu.

Beberapa langkah praktis yang bisa kamu lakukan:

1. Cek prakiraan cuaca secara rutin

Gunakan aplikasi seperti BMKG Info atau AccuWeather. Jangan cuma lihat hari ini—perhatikan juga beberapa hari ke depan.

2. Kenali pola cuaca di daerahmu

Di Indonesia, misalnya, musim hujan biasanya datang dengan hujan deras sore–malam. Kalau kamu tahu polanya, kamu bisa atur aktivitas di waktu yang lebih aman.

3. Perhatikan tanda-tanda alam

Langit yang tiba-tiba gelap, angin kencang, atau suhu mendadak turun sering jadi sinyal hujan atau badai akan datang.

4. Siapkan perlengkapan sederhana

Payung, jas hujan, atau jaket ringan itu kecil tapi krusial. Lebih baik bawa daripada kehujanan tanpa persiapan.

5. Hindari bepergian saat peringatan cuaca ekstrem

Kalau ada info dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika tentang hujan lebat, angin kencang, atau gelombang tinggi, sebaiknya tunda perjalanan.

6. Punya rencana cadangan

Kalau kamu ada kegiatan luar ruangan, selalu siapkan opsi indoor atau jadwal alternatif.

7. Gunakan teknologi notifikasi

Aktifkan notifikasi cuaca di HP supaya kamu dapat peringatan real-time.

Kalau kamu sering aktivitas di luar (misalnya kerja lapangan atau naik motor), aku bisa kasih tips yang lebih spesifik sesuai situasimu. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.