OJK Perkuat Literasi Keuangan di Minahasa Tenggara, Akses Pembiayaan UMKM Diperluas Lewat GENCARKAN
Gryfid Talumedun April 17, 2026 12:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Upaya memperkuat ekonomi masyarakat terus digencarkan di Minahasa Tenggara.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo bersama pemerintah daerah dan perbankan menggelar program GENCARKAN serta Rapat Pleno TPAKD untuk mendorong literasi keuangan, memperluas akses pembiayaan, dan mempercepat pertumbuhan UMKM.

OJK terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui pelaksanaan dua agenda strategis, yaitu kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Minahasa Tenggara.

OJK bersama Bank SulutGo (BSG), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menggelar kegiatan GENCARKAN yang dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026 pukul 09.00 WITA di Plaza Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, dengan melibatkan 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca juga: Kolaborasi OJK dan BNI, Edukasi Literasi Keuangan ke Pedagang di Plaza Ratahan Minahasa Tenggara

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan keuangan yang baik sekaligus memperluas akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Minahasa Tenggara Fredy Tuda, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert H. P. Sianipar, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara David H. Lalandos, Regional CEO BNl Kanwil 11 Didi Suprijanto, dan Direktur Kredit Bank SulutGo Ester Rampengan.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert H.P. Sianipar, menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), masih terdapat kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, menyampaikan apresiasi atas inisiatif OJK yang dinilai sangat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan serta mendukung pertumbuhan UMKM di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Sebagai bentuk konkret penyediaan akses inklusi keuangan, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami dari Bank SulutGo kepada dua pelaku usaha dengan total plafon sebesar Rp69.000.000,00.

Selanjutnya, pada hari yang sama dilaksanakan Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Minahasa Tenggara di Kantor Bupati Minahasa Tenggara. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mempercepat akses keuangan dan pengembangan ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Tenggara Fredy Tuda, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert H. P. Sianipar, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara David H. Lalandos, Regional CEO PT BNI Kanwil 11 Didi Suprijanto, dan Direktur Kredit Bank SulutGo Ester Rampengan.

Sesi diskusi dalam rapat tersebut dimoderatori oleh Asisten Direktur OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Rizky Betadi Putra, dan menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Manajer OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Toar K. Dotulung, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Tenggara Ir. Vecky Monigir, Plt. Kepala BPKPD Kabupaten Minahasa Tenggara Halens Ryanlie Ole, serta Kepala BPS Kabupaten Minahasa Tenggara Randy Pratama Lumenta.

Diskusi membahas berbagai langkah strategis dan konkret dalam mendorong inklusi keuangan, khususnya melalui penguatan sektor unggulan daerah dan optimalisasi program pembiayaan.

Beberapa arahan Wakil Bupati dalam rapat Pleno TPAKD yaitu peningkatan pembiayaan ke sektor produktif seperti UMKM, petani dan nelayan, peningkatan literasi keuangan berkolaborasi dengan OJK, optimalisasi digitalisasi daerah serta kolaborasi antar-OPD di wilayah Minahasa Tenggara dalam mendukung suksesnya program TPAKD.

Kegiatan ditutup dengan closing statement dari Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert H.P. Sianipar, yang menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, OJK, serta industri jasa keuangan menjadi kunci utama dalam mewujudkan inklusi keuangan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui pelaksanaan GENCARKAN dan Rapat Koordinasi TPAKD ini, OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo berharap dapat terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan program pemerintah. (Adv)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.