Hendak Diajak Sarapan, Buruh Proyek di Noja Ditemukan Meninggal Dunia Kaku di Atas Dipan
Ida Ayu Suryantini Putri April 17, 2026 02:20 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Seorang buruh proyek bernama Sumarsono (52), asal Surabaya, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh sudah kaku di atas sebuah dipan di lokasi proyek kos-kosan tempatnya bekerja.

Peristiwa ini terjadi di sekitar Jalan Noja Gang Sri Rama, Banjar Wongan, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, pada Jumat 17 April 2026. 

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WITA oleh rekan kerjanya yang hendak mengajaknya sarapan.

Baca juga: KABAR Pamedek Meninggal Dunia Setelah Pingsan di Pura Besakih, Korban Ada Riwayat Penyakit Jantung!

"Korban merupakan buruh proyek asal Surabaya yang selama ini tinggal di lokasi tersebut," ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. 

Mulanya Pujianto yang tidur di area terbuka bersama korban, terbangun dari tidurnya. 

Bermaksud ingin mengajak korban makan pagi, Pujianto mencoba membangunkan Sumarsono. 

Namun, meski pundaknya sudah digoyang-goyangkan berkali-kali, tidak ada respon sedikit pun dari korban.

Baca juga: Kronologi Pria Tewas Tenggelam di DAM Subak Tegan Mengwi, Istiqhomah Dengar Suara Teriakan

Pujianto yang mulai curiga kemudian memeriksa kondisi tubuh temannya itu. 

Ia terkejut mendapati tubuh Sumarsono sudah dalam keadaan kaku. 

Saat itu, korban ditemukan dalam posisi telentang, kepala menghadap barat dan kaki ke timur. 

Korban masih mengenakan kacamata, jaket biru dongker, celana pendek, serta berselimutkan sarung batik.

Baca juga: Jaringan Pengedar Narkoba Denpasar-Karangasem Diringkus, Bermula dari Kecurigaan Ojol

Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada Miswanto yang saat itu sedang menyiapkan kopi. 

Miswanto yang ikut mengecek memastikan bahwa korban sudah tidak bernapas dan perutnya tidak lagi bergerak. 

Kabar duka ini kemudian diteruskan kepada pemilik lahan, Charlie Agung Prakasa, yang langsung datang ke lokasi untuk memastikan identitas anak buah mandornya tersebut.

Tim Identifikasi dari Polresta Denpasar telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban di tempat kejadian perkara (TKP). 

Baca juga: Terlepeset Saat Ingin Buang Air Kecil ke Bendungan di Mengwi, Sugeng Ditemukan Meninggal

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim forensik, nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan di seluruh tubuh korban, baik dari benda tajam maupun benda tumpul. Dugaan awal, penyebab kematian adalah karena sakit atau faktor kelelahan," jelas Kasi Humas.

Selain jasad korban, polisi juga mengamankan sejumlah barang pribadi milik Sumarsono, di antaranya sebuah dompet cokelat berisi uang, satu unit ponsel merk Oppo berwarna biru, serta kartu identitas (KTP) milik korban.

Hingga saat ini, pihak kepolisian melalui Polsek Denpasar Utara telah berkoordinasi dengan keluarga korban di Surabaya untuk proses pengurusan jenazah lebih lanjut. 

Polisi juga telah meminta keterangan dari para saksi dan pelapor guna melengkapi berkas penyelidikan.

"Keluarga korban sudah dihubungi oleh rekan kerjanya dan kami telah mengarahkan pihak keluarga untuk membuat laporan resmi guna penanganan prosedur hukum selanjutnya," tutup Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. (*) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.