Sambut Milad ke-33, Mahasiswa Ekonomi Pencinta Alam Unpatti Tanam Pohon 'Menata Arah Merawat Jejak'
Fandi Wattimena April 18, 2026 11:40 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Menyambut Milad ke-33, Mahasiswa Ekonomi Pencinta Alam (MEPA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura menggelar kegiatan pra milad berupa penanaman pohon.

Aksi ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan di pelataran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura, Jumat (17/4/2026).

Aksi penghijauan ini diikuti oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, pembina MEPA, para senior, anggota aktif, serta berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa di lingkup fakultas.

Suasana kebersamaan begitu terasa selama kegiatan berlangsung.

Penanaman pohon tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan, tetapi juga sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran menjaga ekosistem sejak dini.

Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Amaluddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih mendalam dari sekadar seremoni.

Baca juga: Seleksi Timnas Futsal U-17 dan U-19 Digelar di Ambon, Jadi Kesempatan Bagi Talenta Muda Maluku

Baca juga: Kini Dirawat di Rumah, Korban Dilindas Truk TNI Harap Dijenguk Pangdam XV Pattimura Mayjen Dody

“Melalui penanaman pohon ini, kita ingin menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, serta keberlanjutan kepada seluruh anggota dan generasi penerus,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari para senior MEPA yang turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan. 

Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya solidaritas lintas generasi dalam organisasi tersebut.

Ketua Umum MEPA, Rahayu Lulang, menjelaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan tema Milad ke-33, yakni “Menata Arah, Merawat Jejak.”

Menurutnya, tema tersebut mengandung makna mendalam tentang pentingnya memperbaiki langkah ke depan sekaligus menjaga apa yang telah dibangun, termasuk kelestarian lingkungan.

“Menata arah berarti kita terus memperbaiki langkah ke depan, sementara merawat jejak mengingatkan kita untuk menjaga apa yang telah kita bangun, termasuk lingkungan di sekitar kita,” jelas Rahayu.

Ia juga menegaskan bahwa pohon yang ditanam bukan sekadar simbol seremonial, melainkan harapan besar bagi masa depan organisasi.

“Pohon yang ditanam hari ini bukan hanya simbol, tetapi menjadi harapan agar MEPA ke depannya tetap tumbuh subur dan bermanfaat, sebagaimana pohon yang memberi kesejukan dan kehidupan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, MEPA berharap dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan. 

Penanaman pohon menjadi pesan kuat bahwa langkah kecil yang dilakukan secara bersama dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan alam.

Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditanamkan dalam kegiatan ini diharapkan terus hidup, sejalan dengan nilai-nilai yang diusung dalam perjalanan panjang MEPA Universitas Pattimura menuju usia ke-33 tahun. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.