TRIBUNNEWS.COM - Sebuah drama mewarnai kemenangan Inter Miami saat bertandang ke markas Colorado dalam laga lanjutan Major League Soccer (MLS), Minggu (19/4/2026) pagi WIB.
Bertanding di Empower Field at Mile High, Inter Miami selaku tim tamu mampu unggul dua gol terlebih dahulu.
Pada menit ke-18, Lionel Messi membawa Inter Milan unggul setelah mencetak gol pembuka lewat penalti.
Di penghujung laga babak pertama, keunggulan Inter Milan bertambah, usai German Berterame gantian mencetak gol.
Sayangnya, keunggulan dua gol Inter Miami itu sirna, setelah tuan rumah bangkit mengejar ketertinggalan di babak kedua.
Dua gol balasan kilat dicetak Rafael Navarro (58') dan Darren Yapi (62') yang hanya berselang empat menit.
Skor laga kedua tim kembali imbang 2-2.
Baca juga: Messi Digugat Rp120 Miliar, Absen di Laga Ekshibisi Timnas Argentina Picu Kerugian Jutaan Dolar
Dikala Inter Miami butuh tiga poin untuk menjaga asa juara, Lionel Messi menjelma sebagai pahlawan lagi.
Pemain Timnas Argentina itu mencetak gol khas yang ciamik pada menit ke-79, untuk memenangkan Inter Miami.
Sebelum laga ini berakhir, Inter Miami sebenarnya harus bermain dengan 10 pemain.
Tepatnya setelah wasit menghadiahi kartu merah kepada Yannick Bright yang membuat dirinya keluar lapangan menit 87.
Beruntung, Inter Miami mampu mempertahankan kemenangannya meski harus berjuang dengan 10 pemain di akhir laga.
Inter Miami pun berhak membawa pulang tiga poin setelah berhasil mengalahkan Colorado dengan skor 2-3.
Bagi Inter Miami, kemenangan ini seakan mempertegas tren tak terkalahkan yang sudah mereka mulai awal musim ini.
Inter Miami kini belum terkalahkan sama sekali dalam sembilan laga terakhirnya.
Meskipun mayoritas hasil laga yang didapatkan Inter Miami selama periode tak terkalahkan awal musim ini masih didominasi hasil imbang (5x).
Klub yang dimiliki David Beckham ini setidaknya sudah tahu caranya untuk terhindar dari kekalahan.
Di klasemen terbaru MLS, Inter Miami masih berhak menempati peringkat kedua dengan raihan 15 poin.
Catatan empat kemenangan, tiga hasil imbang dan satu kekalahan menjadi awal yang tidak terlalu buruk bagi Inter Miami.
Inter Miami kini masih tertinggal empat poin dari Nashville yang berstatus sebagai pemuncak klasemen.
Brace Lionel Messi yang Menangkan Inter Miami
Kemenangan berharga yang diraih Inter Miami dari kandang Colorado jelas tak bisa dilepaskan dari peran Messi.
Brace gol yang dicetak Messi yang tercipta pada pembuka sekaligus penutup skor laga ini jelas layak diacungi jempol.
Meskipun usianya sudah menua.
Performa hingga ketenangan Messi dalam mengeksekusi peluang untuk menjadi gol, masih di level elit.
Pada momen gol pertama, eksekusi penalti penuh percaya diri, menjadi bukti ketenangan Messi mencetak gol pembuka di kandang lawan.
Lalu saat terciptanya gol kedua, Messi menciptakan gerakan sederhana yang khas, sebelum melepaskan tembakan yang tidak bisa dicegah oleh kiper tuan rumah.
Dua gol yang dicetak Messi dalam laga ini pun tak hanya memenangkan Inter Miami, melainkan menjadi buktinya dirinya belum sepenuhnya habis.
Kini, Messi sudah mengoleksi tujuh gol, alias hanya terpaut satu gol dari Petar Mussa (FC Dallas) di bursa top skor.
Dengan masih panjangnya perjalanan kompetisi musim ini.
Peluang Messi untuk meraih kembali sepatu emas seperti musim lalu pada musim ini bisa terbuka lagi.
Konsistensi jelas menjadi kunci La Pulga bisa meraih penghargaan top skor lagi pada akhir musim nanti.
Rekor Jumlah Supporter Pecah
Kemenangan Inter Miami yang diwarnai kepahlawanan Messi dalam laga ini kian terasa istimewa.
Dikatakan demikian, karena jumlah penonton yang menyaksikan aksi magis Messi dalam laga ini kembali memecahkan rekor.
Dilansir laman MLS, setidaknya 75.824 penonton yang menonton langsung laga Colorado vs Inter Miami di stadion.
Jumlah ini menjadi yang terbesar kedua dalam sejarah MLS.
Banyaknya penonton yang menghadiri laga ini tentu merasa terpuaskan karena Messi mencetak brace gol yang memenangkan Inter Miami di akhir laga.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)