Warga Padaherang Pangandaran Gotong Royong Patungan Perbaiki Jalan Rusak
ferri amiril April 19, 2026 04:35 PM

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kondisi jalan lingkungan yang rusak selama hampir satu dekade akhirnya mendorong warga Dusun Kawarasan, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, turun tangan. 

Tanpa menunggu kepastian anggaran penuh dari pemerintah, mereka bergotong royong membangun jalan secara swadaya.

Sejak Jumat, 17 April 2026, warga di RT 14 dan RT 16 RW 06 mulai melakukan pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 216 meter, tebal 10 sentimeter, dan lebar, sekitar 2,4 meter.

Proses pembangunan dilakukan secara maraton dan ditargetkan rampung pada Minggu, 19 April 2026.

Jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Aspal terkelupas dan permukaan bergelombang kerap menyulitkan aktivitas warga sehari-hari. 

Baca juga: Pengguna Pertamina Dex di Pangandaran Kaget dengan Adanya Lonjakan Harga

Meski perbaikan sudah lama direncanakan pemerintah desa, namun untuk realisasi akhirnya tertunda.

Kepala Dusun Kawarasan, Kasto, mengatakan bahwa anggaran yang semula disiapkan untuk pembangunan jalan itu kini dialihkan.

Satu di antaranya, program dari pemerintah pusat yakni mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

"Memang sebelumnya sudah direncanakan. Tapi anggarannya dialihkan, salah satunya untuk pembelian bronjong TPT di lokasi pembangunan KDMP," ujar Kasto kepada Tribun di lokasi pengecoran, Minggu siang.

Meski demikian, pemerintah desa tetap memberikan kontribusi. Dari total kebutuhan anggaran sekitar Rp 54 juta, sebesar Rp 30 juta berasal dari dana desa yang direncanakan untuk tahun 2027. 

Sisanya diperoleh dari hasil urunan warga, termasuk dukungan dari dua anggota DPRD yang berdomisili di Desa Sindangwangi.

Ketua RT 14, Wasco, menyebut memang pembangunan ini terbilang mendadak. Keputusan diambil dalam waktu singkat setelah warga menggelar musyawarah.

"Hari Rabu dan Kamis kami rapat, Jumat langsung mulai pengecoran. Ini murni inisiatif warga," katanya.

Semangat gotong royong terlihat jelas di lokasi pembangunan. Puluhan warga bahu membahu, mulai dari persiapan hingga proses pengecoran. 

Material pun didatangkan dari pengusaha lokal di wilayah Kecamatan Pangandaran, dengan harga sekitar Rp 3 juta untuk satu mobil molen kecil berkapasitas tiga kubik.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.