Gelaran Greenlight Voyageride di Bandung, Momen Ketika Motor Kalcer dan Outfit Jadi Identitas
Mega Nugraha April 19, 2026 11:29 PM

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Di tengah suasana pagi Kota Bandung pada Minggu (19/4/2026), pemandangan cerah  muncul di jalanan Kota Bandung. Motor-motor, khususnya matik tampil berwarna cerah dengan sentuhan modifikasi yang rapi, minimalis, dan mengundang perhatian. 

Mereka melaju pelan, mulai dari Jalan LLRE Martadinata dan berkeliling ke sejumlah ruas jalan ternama di Kota Bandung. Mereka membawa aura segar seolah menjadi simbol gaya hidup anak muda urban masa kini. Gaya hidup urban ini dikenal sebagai modifikasi kalcer.

Komunitas modifikasi kalcer ini, berkolaborasi dengan Greenlight dalam gelaran Greenlight Voyageride  melibatkan sejumlah komunitas. Event ini mempertemukan para modifikator dengan konsep kalcer dengan fesyen lifestyle. Komunitas yang terlibat meliputi Komunitas Narros, Loomi, Schootshit da Zip Owner Bandung.

Mereka menggelar strolling city atau keliling Kota Bandung dimulai dari store Greenlight di Jalan LLRE Martadinata, dengan memamerkan hasil modifikasi mereka  dengan tajuk voyageride.

Kolaborasi mereka semacam pertautan antara kultur pop dengan fesyen otomotif. Kaum urban sejak 2023 mengenal ini dengan istilah modifikasi kalcer atau tren modifikasi kendaraan, baik motor maupun mobil, yang menonjolkan gaya hidup, fungsionalitas, dan identitas unik pemiliknya.

Baca juga: Gemerlap Grand Royal Fashion Week, Panggung Kreatif Desainer Bandung di Mason Pine

Pertumbuhan dari penggemar aliran ini pun kian banyak. Beberapa komunitas muncul dan mulai aktif menunjukan aktifitasnya. Dari sekian anggota komunitas sebagian besar memiliki rentang usia di kalangan Gen-Z. 

Gery Prayudha, Founder Narros Community, menerangkan, komunitas mereka hadir sebagai faktor pembeda dari setiap gaya hidup kontemporer.

“Sebenarnya pengen beda daripada yang lain juga, cuma lebih nyentrik aja sih gak kaya motor pada umumnya” ujar Gery Prayudha.

Menurutnya, modifikasi Kalcer, memberikan ruang untuk itu. Modifikasi minimalis tapi tetap memiliki fungsi dan estetik baik dalam tampilan kendaraan dan juga tampilan dari pemiliknya. 

"Selain itu memberikan kemudahan juga bagi pengendara untuk pamer outfit saking sederhana dan minimnya batasan dalam modifikasi," kata dia.

Dalam event Voyageride kali ini, Greenlight Voyager juga mengajak komunitas otomotif dan anak anak muda di dalamnya untuk saling bertukar ide dan pikiran mengenai dunia otomotif kali ini. 

"Fashion dianggap menjadi elemen penting untuk melengkapi kreativitas para pecinta modifikasi ala kalcer. Pada dasarnya, fashion tidak bisa dipisahkan dari otomotif. Maka, kami memfasilitasi keinginan para pecinta otomotif untuk menemukan fashion yang sesuai dengan hobby mereka. disitulah kami hadir,” kata Artha Bima, Marketing Kreatif Greenlight Voyager.

Gaya hidup kontemporer ini tak bisa dipisahkan dari masyarakat urban dan produksi budaya massa, sebut saja budaya pop. Nah, dalam aktifitas komunitas  modifikasi kalcer ini, kaitan antara fesyen dan otomotif tak sekadar kebutuhan fungsional, melainkan simbol identitas, status sosial, dan gaya hidup yang dinamis.

"Seolah olah menjadi oase di padang pasir. Kaum Urban yang terjebak dengan hiruk pikuk perkotaan dan tuntutan hidup yang semakin tinggi, namun tetap bisa mengekspresikan diri di tengah perjuangannya," kata Artha.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.