Nakita.id -Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, peran perempuan mengalami perubahan yang signifikan. Mereka tidak lagi hanya dipandang dari satu sisi, melainkan hadir sebagai individu yang aktif, mandiri, dan mampu mengambil keputusan dalam berbagai aspek kehidupan.
Transformasi ini tidak hanya terlihat dalam lingkup pekerjaan dan pendidikan, tetapi juga dalam gaya hidup serta cara menikmati pengalaman baru, termasuk dalam hal perjalanan.
Perempuan masa kini semakin percaya diri dalam mengambil langkah berani, tidak hanya dalam karier dan kehidupan pribadi, tetapi juga dalam cara mereka mengeksplorasi dunia. Hal ini menegaskan bahwa semangat emansipasi terus hidup, sejalan dengan makna Hari Kartini.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, AirAsia MOVE (MOVE) menyoroti peran transformatif perempuan dalam membentuk tren perjalanan.
Mulai dari mereka yang gemar bepergian sendiri, hingga sosok “arsitek” di balik perencanaan perjalanan keluarga, perempuan kian berpengaruh dalam menentukan pola industri.
CEO MOVE, Nadia Omer, menyampaikan, “Terinspirasi dari warisan R.A. Kartini, saya melihat bagaimana visi Beliau tetap relevan dengan perjalanan perempuan modern hari ini. Emansipasi hadir secara nyata melalui langkah berani dan mandiri yang perempuan ambil, termasuk cara mereka mengeksplorasi dunia. AirAsia MOVE bangga dapat mendukung seluruh perempuan untuk terus memimpin dan membuka dunia baru.”
Berdasarkan data keseluruhan MOVE, berikut sejumlah temuan terkait tren perjalanan perempuan yang dihimpun dari pola transaksi kuartal pertama 2026 di dalam aplikasi:
Milenial dan Gen Z Mendominasi Tren Solo Travel Perempuan
Data pemesanan lintas maskapai di MOVE menunjukkan bahwa mayoritas solo traveler perempuan berasal dari generasi milenial (46%), disusul Gen Z (30%), mengindikasikan tingkat kepercayaan diri perempuan di usia produktif untuk bepergian secara mandiri, baik bertujuan eksplorasi, relaksasi, maupun pengembangan diri.
Perempuan sebagai ‘Arsitek’ Perjalanan Keluarga
Sebanyak 50% pemesanan perjalanan untuk kategori keluarga dan grup di aplikasi MOVE dilakukan oleh pengguna perempuan.
Angka ini menjelaskan peran perempuan dalam menentukan berbagai aspek penting perjalanan, mulai dari waktu penerbangan, pengelolaan anggaran, hingga pemilihan maskapai dan akomodasi. Mereka mengambil peran signifikan dalam merancang keseluruhan pengalaman perjalanan bagi orang-orang terdekat.
Proaktif dalam Perlindungan dan Kenyamanan Perjalanan
Sebanyak 63% pengguna perempuan di MOVE menambahkan berbagai produk dan layanan pada penerbangan mereka, termasuk asuransi perjalanan, pemilihan kursi, makanan, bagasi, fast pass, hingga opsi Easy Cancel. Keputusan ini menyiratkan perencanaan yang matang, sekaligus konsiderasi terhadap faktor risiko dan kenyamanan, terutama saat bepergian sendiri.
Preferensi Destinasi: Dari Pantai, Kuliner, hingga Wisata Urban

Solo traveler perempuan menunjukkan preferensi destinasi yang beragam. Sekitar 35% memilih destinasi pantai, seperti Bali dan Phuket, menggambarkan kebutuhan akan relaksasi dari penatnya rutinitas.
Sementara 26% menjadikan pengalaman kuliner sebagai tujuan utama perjalanan. Selain itu, 12% memilih destinasi perkotaan yang menawarkan eksplorasi gaya hidup dan wisata urban.
Perencanaan Perjalanan yang Terstruktur
Perempuan juga cenderung merencanakan perjalanan lebih awal, dengan pemesanan dilakukan minimal 14 hari sebelum keberangkatan. Pola ini mencerminkan pendekatan yang terstruktur dan penuh pertimbangan dalam mempersiapkan detail perjalanan.
Melalui berbagai temuan tersebut, MOVE berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman perjalanan yang relevan dan inklusif, sekaligus mendukung perempuan untuk mengeksplorasi dunia dengan lebih percaya diri.
Ikuti perjalanan terbaru melalui Instagram @airasiamove dan nikmati promo menarik di aplikasi AirAsia MOVE yang tersedia di App Store dan Google Play Store.