UIN Ar-Raniry Banda Aceh Raih Peringkat Pertama Kampus Riset Terbaik Indonesia Versi SIR 2026
Mawaddatul Husna April 21, 2026 12:54 AM

TribunGayo.com, BANDA ACEH - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 

Dua kampus Islam negeri, yakni Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berhasil menembus jajaran 10 besar kampus riset terbaik di Indonesia berdasarkan penilaian Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026.

Dalam daftar tersebut, UIN Ar-Raniry meraih peringkat pertama secara nasional, mengungguli sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia. 

Sementara itu, UIN Sunan Kalijaga juga mencatat pencapaian luar biasa dengan masuk dalam kelompok 10 besar, menegaskan kiprah PTKIN dalam dunia riset dan publikasi ilmiah.

Scimago Institutions Rankings merupakan salah satu rujukan global yang menilai kinerja institusi berdasarkan indikator riset, inovasi, dan dampak sosial.

Pencapaian UIN Ar-Raniry dan UIN Sunan Kalijaga menunjukkan bahwa PTKIN tidak hanya berperan dalam pendidikan agama.

Tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

10 Besar Kampus Riset Terbaik di Indonesia

Berdasarkan pemeringkatan SIR 2026, berikut 10 besar kampus riset terbaik di Indonesia yang dilansir dari web Kemenag, Senin (20/4/2026).

1. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

2. Universitas Indonesia

3. Universitas Gadjah Mada

4. Institut Pertanian Bogor

5. Universitas Negeri Padang

6. Universitas Airlangga

7. Universitas Syiah Kuala

8. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

9. Universitas Padjadjaran

10. Universitas Diponegoro.

Selain UIN Ar-Raniry, ada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menempati peringkat ke-8. 

Kehadiran dua PTKI dalam jajaran 10 besar menjadi indikator nyata bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam semakin kompetitif dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi umum dalam kinerja riset internasional.

Dirjen Pendidikan Islam: Ini Adalah Pencapaian Luar Biasa

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Suyitno, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. 

Ia menilai capaian ini merupakan bukti konkret keberhasilan transformasi mutu akademik dan penguatan budaya riset di lingkungan PTKI.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa PTKI mampu tampil sebagai pemain utama dalam ekosistem riset global. 

UIN Ar-Raniry telah menjadi role model dalam pengembangan riset yang unggul dan berdampak,” ujar Suyitno di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, Kementerian Agama akan terus memperkuat kebijakan strategis untuk mendorong peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta kolaborasi internasional di seluruh PTKI.

Senada dengan itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Sahiron, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Ini adalah buah dari konsistensi dalam membangun tata kelola riset yang kuat, peningkatan kualitas jurnal ilmiah, serta jejaring kolaborasi global yang terus diperluas,” jelas Sahiron.

Ke depan, Kementerian Agama berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam agar semakin kompetitif, inovatif, dan berdaya saing global. (*)

Baca juga: Junjung Kearifan Lokal, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan IAIN Takengon Rancang Qanun Kampung

Baca juga: Aceh Butuh Segera Dibentuk Dinas Ekonomi Kreatif, Begini Harapan Rektor UIN Ar-Raniry

Baca juga: Turki Jaring Pelajar dan Mahasiswa Aceh untuk Beri Beasiswa, UIN Ar-Raniry Siap Fasilitasi Rekrutmen

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.