Bupati Gayo Lues Bekali CPNS, Tekankan Tiga Pilar Disiplin ASN dalam Latsar 2026
Eddy Fitriadi April 21, 2026 01:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Laber | Gayo Lues 

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd, M.Si,. memberikan pembekalan kepada ratusan peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III pola kemitraan BPSDM Aceh bersama BKPSDM Gayo Lues, Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang diikuti CPNS dari Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Simeulue ini berlangsung di empat lokasi, yakni Hotel Arie Noval, Nusa Indah, Tawar Dingin, dan Hotel Grand Marmas.

Di hadapan calon aparatur sipil negara, Bupati menegaskan bahwa Latsar merupakan tahapan penting sebagai jembatan terakhir menuju status ASN yang utuh.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa bertatap muka langsung dengan calon-calon abdi negara kebanggaan masyarakat Gayo Lues dan Simeulue.

Saya sampaikan, kalian sudah lulus 80 persen. Tinggal 20 persen lagi untuk menjadi PNS 100 persen. ASN yang berakhlak, profesional, dan siap melayani. Latsar ini adalah jembatan terakhir menuju ke sana,” ujar Bupati.

Dalam arahannya, Bupati menitipkan tiga hal pokok yang wajib diamalkan oleh setiap ASN, yakni tertib administrasi, tertib lapangan, dan tertib keuangan.

Pada aspek tertib administrasi, Bupati menekankan pentingnya bekerja sesuai aturan dan mendokumentasikan setiap kegiatan secara rapi. 

“ASN bekerja dengan aturan, bukan dengan kebiasaan. Administrasi yang rapi adalah cermin integritas. Kesalahan kecil di kertas bisa menjadi masalah besar di kemudian hari,” tegasnya.

Sementara itu, pada tertib lapangan, Bupati mengingatkan bahwa ASN tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat.

"ASN harus peka, cepat tanggap, dan hadir saat rakyat membutuhkan. Turun, dengar, catat, dan selesaikan. Di lapangan itulah marwah ASN diuji,” lanjutnya.

Adapun pada tertib keuangan, Bupati menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. “Setiap rupiah yang dikelola adalah uang rakyat. Gunakan sesuai aturan dan laporkan dengan jujur,” pesannya.

Baca juga: Profil H Muhammad Rauh, Dari Pengayuh Becak ke Kursi DPRK Gayo Lues

Menurut Bupati, ketiga prinsip tersebut memang sederhana diucapkan, namun membutuhkan komitmen dan latihan sejak dini untuk dijalankan secara konsisten. 

Ia mengingatkan peserta agar tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi juga perubahan sikap dan karakter sebagai birokrat.

“Latsar adalah tempat melatih disiplin, loyalitas, dan mental birokrat. Dari yang biasa menjadi luar biasa, dari 80 persen menjadi 100 persen PNS,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gayo Lues membutuhkan ASN yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan tepat dalam bekerja. Ia juga mendorong peserta untuk mengamalkan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai fondasi pelayanan publik.

Mengakhiri arahannya, Bupati mengucapkan selamat mengikuti Latsar kepada seluruh peserta serta berpesan agar mereka menjaga kesehatan dan nama baik daerah.

“Serap ilmu sebanyak-banyaknya, jaga kesehatan, dan jaga nama baik daerah. Insya Allah, kalian akan menjadi ASN yang membanggakan orang tua, masyarakat, dan Negeri Seribu Bukit yang kita cintai,” tutupnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.