Parepare Kloter Akhir, Pinrang Tiga Gelombang
Abdul Azis Alimuddin April 21, 2026 01:05 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Jamaah calon haji (JCH) asal Kota Parepare, masuk dalam kloter akhir Embarkasi Makassar.

96 jamaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 20 Mei 2026.

Kepala Kantor Haji dan Umrah Parepare, Jami, mengatakan jamaah Parepare tergabung dalam kloter 41.

Seluruh tahapan bimbingan manasik haji telah diselesaikan sesuai jadwal.

“Tadi kami sudah selesaikan seluruh tahapan bimbingan manasik, semua lancar Alhamdulillah,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Menurut Jami, posisi di kloter akhir justru memberikan keuntungan bagi jamaah.

Mereka memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan diri sebelum keberangkatan.

Selain itu, jamaah juga berpeluang memiliki durasi tinggal lebih lama di Arab Saudi.

Hal ini memberikan kesempatan untuk memperbanyak ibadah tambahan setelah rangkaian wajib haji selesai.

Baca juga: Pertamina Jamin Stok LPG Nonsubsidi Aman di Sulsel

“Jamaah Parepare memiliki waktu lebih besar untuk melakukan ibadah tambahan di Tanah Suci,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh jamaah asal Parepare dalam kondisi sehat dan siap berangkat.

Jami mengimbau agar jamaah terus memantapkan pemahaman manasik.

“Kalau perlu, jamaah membuat daftar kegiatan tambahan di luar program pemerintah. Insya Allah, kita ini tamunya Allah, serahkan sepenuhnya kepada Allah,” katanya.

Sementara itu, jamaah calon haji asal Kabupaten Pinrang diberangkatkan dalam tiga gelombang.

Pembagian ini dilakukan untuk mengakomodasi jumlah jamaah yang cukup besar.

Kepala Kantor Haji dan Umrah Pinrang, Idris Muhammad, mengatakan gelombang pertama akan diberangkatkan 386 jamaah.

Mereka dijadwalkan masuk Asrama Haji Sudiang Makassar pada Sabtu (25/4/2026) sekira pukul 01.00 Wita.

Selanjutnya, jamaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu (26/4/2026).

Baca juga: Inspirasi Kartini

Proses pelepasan akan dilaksanakan di Masjid Al Munawwir.

“Gelombang pertama itu 386 jamaah Pinrang,” ujar Idris.

Ia menambahkan, gelombang kedua berjumlah 133 jamaah dan dijadwalkan berangkat pada 1 Mei 2026.

Sementara gelombang ketiga merupakan kloter gabungan atau kloter 43 yang akan berangkat pada 21 Mei 2026.

Terkait kesiapan, Idris menyebut persiapan jamaah Pinrang telah mencapai sekitar 95 persen.

Namun terdapat sedikit kendala administratif.

Hal ini menyusul adanya satu jamaah pada kloter 8 yang meninggal dunia.

Akibatnya, jumlah jamaah dalam kloter tersebut berkurang.

“Mestinya 387 orang, namun karena ada meninggal satu, tersisa 386 jamaah ditambah 6 petugas, sehingga total menjadi 392 orang,” jelasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.