BOLASPORT.COM - Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Achraf Hakimi, mengaku kesal dengan selebrasi yang dilakukan penyerang Olympique Lyon, Endrick Felipe.
PSG harus menelan pil pahit setelah ditumbangkan Lyon dengan skor 1-2 dalam lanjutan Liga Prancis 2025-2026 di Parc des Princes, Senin (20/4/2026) dini hari WIB.
Mimpi buruk Les Parisiens dimulai sejak awal laga ketika Endrick Felipe berhasil mencetak gol pembuka bagi tim tamu pada menit ke-6.
Striker muda yang dipinjam dari Real Madrid tersebut sukses menuntaskan umpan terobosan akurat dari Afonso Moreira menjadi gol yang membungkam publik tuan rumah.
Namun, sorotan dalam pertandingan ini tidak hanya tertuju pada papan skor, melainkan juga pada perilaku kontroversial Endrick sesaat setelah mencatatkan namanya.
Pemain asal Brasil itu tertangkap kamera melakukan tarian provokatif di hadapan suporter PSG setelah merayakan gol bersama rekan-rekannya.
Aksi yang dinilai tidak perlu tersebut membuat wasit bertindak tegas dengan memberikan peringatan langsung kepada sang pemain di lapangan.
Provokasi tersebut juga memicu reaksi keras dari skuad PSG, salah satunya Achraf Hakimi yang secara terang-terangan mengaku geram dengan Endrick.
Hakimi menekankan bahwa sebagai pemain profesional, Endrick seharusnya lebih fokus pada sepak bola daripada melakukan tindakan yang bisa memicu amarah pendukung lawan.
Situasi ini pun menjadi bumbu panas dalam kekalahan memalukan sang juara bertahan di kandang sendiri.
Adapun satu gol Lyon lainnya dicetak Moreira pada menit ke-18.
Sementara gol balasan PSG baru tercipta pada menit ke-90+4 melalui Khvicha Kvaratskhelia.
"Endrick seharusnya fokus bermain sepak bola, terutama karena dia pemain yang bagus," kata Hakimi, dikutip BolaSport.com dari Goal Internasional.
"Tapi ketika dia melakukan hal-hal yang tidak berhubungan dengan sepak bola."
"Itu bisa membuatku kesal, terutama ketika kami tertinggal," tutur pemain asal Maroko itu menambahkan.
Endrick Felipe dilepas Real Madrid ke Olympique Lyon dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari 2026.
Penyerang berusia 19 tahun ini memperkuat Lyon hingga akhir musim 2025-2026.
Selama masa peminjaman, Real Madrid bersedia menanggung separuh gaji sang striker.
Kedua tim juga sepakat untuk tidak menyertakan opsi wajib beli dalam kesepakatan tersebut.
Hal ini menandakan bahwa Los Blancos masih menaruh kepercayaan kepada Endrick Felipe sebagai salah satu asetnya untuk masa depan.
Adapun keputusan Endrick menerima peminjaman ke Lyon tak terlepas dari minimnya menit bermain di Bernabeu.
Sejak merapat ke Real Madrid pada musim panas 2024, ia mengalami kesulitan menembus skuad utama.