TRIBUNGAYO.COM - Akademisi UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Profesor Eka Srimulyani, mengangkat fenomena K-pop dalam kuliah tamu di Seoul National University (SNU), Korea Selatan.
Guru Besar UIN Ar-Raniry itu diundang mengisi kelas Pascasarjana Global Education Cooperation di College of Education SNU, Senin (13/4/2026).
Dalam kuliahnya, Prof Eka memaparkan hasil riset tentang generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-pop di Seoul.
Riset tersebut merupakan kolaborasi dengan tim peneliti dari Global Education Cooperation SNU.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hibriditas budaya di kalangan generasi muda Muslim, terutama dari kelompok diaspora, baik mahasiswa internasional maupun pekerja migran.
Temuan ini juga mencakup generasi muda Korea yang menjadi mualaf.
Kelas tersebut diampu oleh Profesor Sunsang Yoo, Direktur Global Education Cooperation, yang fokus pada kajian pendidikan dan kerja sama pembangunan internasional.
Selain itu, Prof Eka juga diundang memberikan kuliah di Asia Centre SNU oleh Profesor Kim Hyung Jong, Direktur Southeast Asia Centre.
Dalam undangannya, Professor Kim berharap kuliah tamu tersebut dapat mendorong diskusi dan kolaborasi di kalangan peneliti dan mahasiswa, khususnya di Southeast Asia Centre.
Menurut Prof Eka, kegiatan ini merupakan bagian dari kelanjutan kerja sama akademik lintas negara sekaligus upaya memperluas riset lapangan.
“Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat jejaring akademik.
Kami juga bersepakat melanjutkan kerja sama riset ini ke tahap berikutnya (publikasi).
Serta terus berkomunikasi untuk peluang kolaborasi lainnya yang bermanfaat bagi institusi,” ujar Eka yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, dilansir dari web Kemenag, Senin (20/4/2026).
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Mujiburrahman, mengapresiasi capaian tersebut.
Ia menilai kepercayaan dari SNU menunjukkan pengakuan internasional terhadap kapasitas akademisi UIN Ar-Raniry.
“Ini merupakan capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa dosen UIN Ar-Raniry mampu berkiprah di level global.
Kami berharap momentum ini semakin memperkuat internasionalisasi kampus,” ujarnya. (*)
Baca juga: UIN Ar-Raniry Banda Aceh Raih Peringkat Pertama Kampus Riset Terbaik Indonesia Versi SIR 2026
Baca juga: UM-PTKIN 2026 Resmi Dibuka, Simak Skema Seleksi dan Jadwal Pendaftaran