Sosok Wasit Yoko Supriyanto, Sahkan 2 Gol Kontroversial Dewa United ke Persib
Dedy Herdiana April 21, 2026 10:04 AM

Sosok wasit sepak bola bernama Yoko Supriyanto kini menjadi sorotan, setelah memimpin laga Dewa United vs Persib Bandung di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) malam.

Banyak pencinta sepak bola Indonesia yang menilai dua gol Dewa United ke gawang Persib Banduang di laga pekan ke-28 Super League 2025/2026 itu membingungkan hingga memicu penilaian yang kontroversi.

Mulai dari gol Dewa United yang pertama, penonton di televisi melihat bola yang digiring Messidoro sudah ke luar garis pertandingan. Sementara wasit Yoko tak melakukan On-Field Review (OFR) atau pengecekan langsung di lapangan melalui monitor VAR untuk lebih meyakinkan jika keputusan wasit VAR memang benar. 

Dalam tayangan ulang televisi yang di-zoom lebih dekat, terlihat bola memang sudah lewat garis gawang. Kalau wasit VAR memiliki teknologi canggih dan sudut video yang lebih jelas, seharusnya bisa ditunjukkan ke layar televisi sehingga keputusan yang dibuat wasit VAR tak menimbulkan kontroversi.

AWAL GOL KONTROVERSI - Pemain Dewa United, Messidoro saat menggiring bola yang kemudian memberikan assist kepada Alex Martins hingga tercipta gol pembuka bagi Dewa United ke gawang Persib Bandung yang kontroversial pada laga pekan ke-28 Super League Indonesia 2025/2026 di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026)
AWAL GOL KONTROVERSI - Pemain Dewa United, Messidoro saat menggiring bola yang kemudian memberikan assist kepada Alex Martins hingga tercipta gol pembuka bagi Dewa United ke gawang Persib Bandung yang kontroversial pada laga pekan ke-28 Super League Indonesia 2025/2026 di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) (istimewa)

Kemudian pada gol kedua. Penonton di televisi melihat gol kedua ini diawali dengan adanya handball yang dilakukan Alex Martins. Saat itu bola yang dikontrol Julio Cesar dicoba untuk direbut oleh Alex Martins. Posisi bola 50:50 (fifty-fifty) di antara Cesar dan Martins membuat keduanya coba untuk menendang bola.

Bola kemudian memantul mengenai tangan Martins dan mengarah ke pemain Dewa United, Noah Sadaoui, yang sudah dalam posisi lepas dari kawalan di daerah pertahanan Persib. Ia menggiring bola ke dalam kotak penalti seorang diri dan memberi umpan ke Ricky Kambuaya yang berdiri bebas di mulut gawang untuk membawa Dewa United unggul sementara 2-0 atas Persib. 

Wasit utama kembali berkomunikasi dengan wasit VAR untuk mengecek apakah terjadi pelanggaran (handball) sebelum gol terjadi atau tidak. Akhirnya setelah 3 menit berdiskusi, Yoko kembali mengesahkan gol tersebut setelah mendapatkan review dari wasit VAR.

Anehnya wasit justru memberikan kartu kuning kedua kepada Alex Martins yang berbuah kartu merah. Tak jelas kartu kuning tersebut diberikan karena apa. Jika Martins bersitegang dengan pemain Persib seharusnya pemain Persib pun ada yang kena kartu kuning, tapi nyatanya tak ada pemain Persib yang kena kartu kuning.

Maka pemain Persib di lapangan berasumsi jika kartu kuning tersebut dikarenakan Martins handball sebelum terjadinya gol kedua. Pemain Persib sempat bertepuk tangan karena menganggap Martins menyentuh bola dengan sengaja dan gol dibatalkan. Namun yang terjadi justru wasit tetap mengesahkan gol kedua tersebut, sehingga membuat pemain Persib tampak bingung. 

Jika mengacu pada panduan IFAB (International Football Association Board), sentuhan bola dari Martins bisa dikategorikan handball karena 1) patut diduga sengaja menggerakkan tangan/lengan ke arah bola sehingga bola mengarah ke Noah. 2) posisi tangan tidak alami: menyentuh bola dengan tangan/lengan ketika posisi anggota tubuh tersebut membuat tubuh menjadi lebih besar secara tidak wajar. Dari tayangan ulang posisi tangan Martins tidak rapat dengan badan sehingga bola mengenai tangannya. 

Rekam Jejak Wasit Yoko

Sebelumnya wasit bernama Yoko Supriyanto asal Sumatera Barat dikenal sebagai wasit yang tak segan untuk mengeluarkan kartu, baik kartu kuning maupun kartu merah.

Di Super League 2025/2026 sebelum mengawal laga Dewa United vs Persib Bandung, wasit ini sudah memimpin enam pertandingan dan mengeluarkan 28 kartu kuning serta 1 kartu merah.

Wasit Yoko pun sudah mengeluarkan keputusan dua kali penalti dari enam laga.

Laga PSM Makassar vs Malut United jadi pertandingan yang paling banyak mendapat kartu kuning dari wasit Yoko Supriyanto.

Di laga itu, wasit Yoko mengeluarkan 7 kartu kuning.

Sementara itu, perlaga, wasit Yoko mayoritas mengeluarkan 4 kartu kuning.

Adapun di Liga 2, wasit yoko Supriyanto sudah memimpin 9 pertandingan dan mengeluarkan lebih banyak lagi kartu. Totalnya 41 kartu kuning dan 1 kartu merah.

Persib Bandung pun sebelumnya pernah menjalani laga yang dipimpin wasit Yoko Supriyanto, yaitu laga menghadapi Madura United pada 26 Februari 2026.

Di laga tersebut, wasit Yoko mengeluarkan 4 kartu kinging, masing-masing dua kartu untuk Persib Bandung dan Madura United.

Dua pemain Persib Bandung yang mendapat kartu kuning dari wasit Yoko Supriyanto adalah Federico Barba dan Patricio Matricardi.

Kontroversi Sebelumnya

Jika menilik dari rekam jejak (track record) sebelumnya, wasit utama Yoko Supriyanto sudah memiliki catatan kontroversi. Salah satu keputusan kontroversi Yoko Supriyanto adalah di pekan ke-14 Super League musim 2025/2026 saat memimpin laga PSM melawan Malut United, di Stadion BJ Habibie, Minggu (21/12/2025). Saat itu Malut United mengalahkan PSM dengan skor 1-0.

PSM Makassar berpeluang menyamakan skor menit ke-83. Rizky Eka dijatuhkan ke kotak pinalti oleh pemain Malut. Yoko Supriyanto kemudian menunjuk titik putih. Tak ada protes berlebihan pemain Malut dari tengah lapangan.

Bahkan Yuran Fernandes sudah meletakkan bola di titik putih. Ia sudah mengambil ancang-ancang menendang bola. Begitupula kiper Malut Alan Jose Bernardon sudah bersiap di bawah mistar.

Sementara dari pinggir lapangan, Ciro Alves, menyampaikan protesnya kepada asisten wasit. Setelah Ciro Alves protes,Yoko memutuskan mengecek VAR. Keputusan mengejutkan diambil. Ia membatalkan penalti PSM dan mencabut kartu kuning Angulo.

Beberapa jam kemudian, Komite Wasit Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada PSM Makassar atas keputusan kontroversial Wasit Yoko Supriyanto tersebut. Komite Wasit mengakui ada kekeliruan terkait hadangan Wbeymar Angulo ke Rizky Eka. Keputusan yang benar seharusnya adalah penalti untuk PSM Makassar. 

 

Profil Wasit Yoko Supriyanto

Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil dari Wasit Yoko Supriyanto:

Nama Lengkap      : Yoko Supriyanto

Tanggal Lahir         : -

Usia                         : - 

Kewarganegaraan : Indonesia

Catatan Statistik

Debut di 21 Desember 2025 lalu

Championship: 9 pertandingan, 41 kartu kuning, 1 kartu merah 

Super League: 6 pertandingan, 28 kartu kuning, 2 kartu merah dan 2 kali penalti
Total: 15 pertandingan, 69 kartu kuning, 2 kartu merah dan 2 kali penalti. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.