TRIBUNTRENDS.COM - Selebgram sekaligus influencer Yulia Baltschun menjadi perbincangan publik setelah mengungkap dugaan perselingkuhan yang dilakukan suaminya, Scot Humphreys.
Tidak hanya sekali, Yulia menyebut bahwa sang suami diduga telah melakukan perselingkuhan sebanyak dua kali.
Pengakuan Scot Humphreys tersebut langsung menyebar luas dan menjadi perhatian warganet.
Baca juga: Diselingkuhi 2 Kali Oleh Suami, Yulia Baltschun Masih Ingin ke Couple Therapy, Terbaik Buat Anak
Ramainya isu ini turut memunculkan berbagai spekulasi dari publik.
Sebagian warganet menduga bahwa kabar perselingkuhan tersebut hanyalah rekayasa atau settingan demi mencari perhatian.
Bahkan dikaitkan dengan dugaan peluncuran produk baru.
Namun, tudingan tersebut segera dibantah oleh Yulia melalui unggahan di Instagram Story miliknya pada Senin (20/4).
Baca juga: Tangis Scot Setelah Akui Selingkuh, Yulia Baltschun MasterChef Beri Pelukan, Sikap Anak Bikin Haru
Yulia menegaskan bahwa isu yang beredar bukanlah settingan seperti yang dituduhkan sebagian pihak.
Ia juga membantah adanya kaitan antara masalah rumah tangganya dengan urusan promosi atau peluncuran produk.
“Ini tidak benar (terlalu halus sepertinya settingan karena mau ada launching produk baru),” tulis Yulia.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini dirinya tidak memiliki produk baru yang sedang dirilis.
Bahkan, ia menyebut aktivitas bisnisnya justru ikut terdampak akibat situasi yang tengah dihadapinya.
“Aku nggak punya produk baru, justru produk yang aku punya malah nggak bisa in stock & terhambat karena ini,” lanjutnya.
Baca juga: Perselingkuhan Suami Yulia Baltschun Ternyata Sudah 2 Kali, Sempat Dimaafkan & Kini Menyesal
Selain membantah isu settingan, Yulia juga menjelaskan alasan dirinya tidak terlalu terbuka membagikan detail masalah rumah tangganya kepada publik.
Ia mengaku memilih bersikap hati-hati demi menjaga kondisi psikologis anaknya.
Menurutnya, ia tidak ingin jejak digital yang terlalu terbuka justru berdampak buruk bagi perkembangan mental sang buah hati di masa depan.
“Tolong hargai keputusan aku sebagai seorang ibu yang berusaha melindungi kembang mental anaknya,” tutup Yulia Baltschun.
(TribunTrends.com/Talitha)