Kopdes Merah Putih Disebut Bakal Ubah Nasib Rakyat, Seskab Teddy: Minimal Akan Ada 800.000 Pekerja
jonisetiawan April 21, 2026 04:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Di tengah geliat pembangunan ekonomi nasional, pemerintah mulai menggerakkan roda perubahan dari titik paling dasar: desa.

Bukan sekadar program biasa, rekrutmen besar-besaran untuk Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) menjadi sinyal kuat bahwa arah pembangunan kini semakin membumi menyasar langsung masyarakat akar rumput dengan skala yang tak kecil.

30 Ribu Manajer, Satu Misi Besar Menggerakkan Desa

Teddy Indra Wijaya membeberkan bahwa pemerintah tengah membuka jalan bagi lahirnya puluhan ribu pemimpin baru di desa.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 30.000 posisi manajer Kopdes disiapkan untuk mengelola unit-unit usaha di seluruh Indonesia.

Baca juga: Link Pendaftaran 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih, Lulusan Semua Jurusan Bisa Daftar, Buruan!

Menurutnya, proses rekrutmen ini bukan sekadar mencari pekerja, melainkan sosok yang mampu memahami denyut kehidupan desa.

Hal ini penting karena para manajer nantinya akan memimpin tenaga kerja yang berasal dari masyarakat setempat, sehingga pemahaman terhadap kondisi lapangan menjadi kunci utama.

Bagi mereka yang berhasil lolos seleksi, perjalanan belum berhenti. Para calon manajer akan ditempa melalui pelatihan intensif selama dua bulan, mencakup kemampuan manajerial hingga pengelolaan koperasi.

Bekal ini diharapkan menjadi fondasi kuat sebelum mereka benar-benar turun mengelola Kopdes Merah Putih di lapangan.

Dari Pelatihan ke Aksi Nyata

Setelah menyelesaikan pelatihan, para manajer tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata.

Mereka akan menjadi ujung tombak operasional koperasi yang tetap berada dalam koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Koperasi dan BUMN.

Skala program ini pun luar biasa. Teddy menggambarkan potensi dampaknya dengan angka yang mencolok:

"Bila 1 koperasi terdiri dari 1 manajer dan minimal terdapat 10 pekerja di setiap koperasi, maka minimal akan ada 800.000 pekerja baru di 80.000 Koperasi Desa Merah Putih yang rencana akan dibangun secara bertahap," jelas Teddy dikutip dari akun resmi Instagram @sekretariat.kabinet, Selasa (21/4/2026).

LOKER KOPDES MERAH PUTIH - Dibuka 30.000 posisi manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran dilakukan secara online, proses rekrutmen tanpa pungutan biaya.
LOKER KOPDES MERAH PUTIH - Dibuka 30.000 posisi manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran dilakukan secara online, proses rekrutmen tanpa pungutan biaya. (Kompas.com)

Artinya, satu kebijakan ini berpotensi membuka ratusan ribu lapangan kerja baru sebuah dorongan besar bagi ekonomi desa yang selama ini kerap berjalan lambat.

Lebih jauh, harapan besar juga disematkan pada program ini:

"Dengan adanya koperasi desa ini, diharapkan perputaran ekonomi di setiap desa akan semakin cepat, tanpa perantara dan terarah dengan harga jual yang menguntungkan bagi warga desa setempat," jelas Teddy.

Baca juga: 383 Ribu Orang Serbu Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Zulhas: Website Rekrutmen Kadang Hang

Gaji Masih Digodok, Skema Tetap Mengacu Aturan

Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada besaran gaji yang akan diterima para manajer Kopdes. Menanggapi hal ini, Tedi Bharata menyatakan bahwa pemerintah masih mematangkan skema pengupahan.

Meski nominalnya belum diumumkan, sistem yang digunakan dipastikan mengikuti aturan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

"PKWT kan ada aturannya. Kita tidak asal memberikan gaji. Jadi don't worry," jelas Tedi dikutip dari Kontan, Senin (20/4/2026).

Pemerintah masih memiliki waktu untuk merumuskan skema terbaik, dengan target pengumuman hasil seleksi pada pertengahan tahun.

"Nanti Juni baru sudah pengumuman yang diterima rencananya begitu," ungkap Tedi.

Rekrutmen Masif, Harapan Ekonomi Baru

Program ini sendiri telah resmi dibuka sejak pertengahan April 2026. Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, mengumumkan bahwa total 35.476 posisi tersedia untuk mengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Para peserta yang lolos nantinya akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema kontrak selama dua tahun.

Lebih dari sekadar rekrutmen, Kopdes Merah Putih membawa ambisi besar: menghidupkan ekonomi desa dari dalam, mempercepat perputaran uang, dan memangkas rantai distribusi yang selama ini memberatkan masyarakat.

Jika berjalan sesuai rencana, program ini bukan hanya membuka lapangan kerja tetapi juga membangun fondasi baru bagi kemandirian ekonomi desa di masa depan.

***

(TribunTrends/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.