BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Suasana Pantai Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan tampak semarak pada Rabu (22/4/2026). Hal ini setelah Ajang bertajuk Fun Rafting Bupati Cup 2026 resmi dimulai
Diketahui acata ini bagian dari rangkaian semarak Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke-23 dan Pesta Pantai Mappanre Ri Tasi’e.
Kegiatan yang digagas oleh Pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Tanah Bumbu ini ternyata tidak hanya menarik minat atlet lokal. Peserta dari berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan hingga provinsi tetangga, Kalimantan Timur, turut memeriahkan persaingan.
Atlet dari Kota Balikpapan dan Kabupaten Paser terpantau sudah bersiap menaklukkan tantangan di hari pertama kompetisi.
Bupati Tanah Bumbu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Putu Wisnu Wardhana, membuka secara resmi kegiatan ini.
Baca juga: Kronologi Penangkapan Pembunuh Siswi SMK di Simpang Empat Banjar, Usai Main Biliar di Tapin
Baca juga: BREAKING NEWS- Pelaku Pembunuhan Siswi SMK di Banjar Diringkus, Dipergoki Korban Saat Mau Mencuri
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwilayah.
Putu Wisnu Wardhana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada penyelenggara yang berhasil mengemas olahraga ekstrem ini menjadi daya tarik wisata. Menurutnya, Fun Rafting merupakan salah satu inovasi untuk mempromosikan kekayaan alam Bumi Bersujud ke kancah yang lebih luas.
"Kegiatan ini selain menjadi ajang olahraga, juga merupakan wadah untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mendorong pengembangan potensi olahraga arung jeram di daerah kita," ujar Putu Wisnu Wardhana saat memberikan sambutan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap momentum ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi. Harapannya, para atlet yang lahir dari ajang Bupati Cup ini mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional di masa mendatang.
"Melalui momentum ini, saya berharap akan lahir atlet-atlet arung jeram yang berprestasi, yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Tanah Bumbu di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional," tambah Putu Wisnu.
Selain prestasi, aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan juga menjadi pesan utama yang ditekankan kepada para peserta. Mengingat kegiatan dilakukan di alam terbuka, sportivitas harus beriringan dengan kesadaran menjaga ekosistem sekitar agar tetap asri.
(Banjarmasinpost.co.id/muhammad fikri syahrin)