TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terjadi kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi per tanggal 18 April 2026 kemarin.
Harga gas elpiji nonsubsidi ukuran 5,5kg mengalami kenaikan berkisar Rp.16.000, sementara gas elpiji 12kg mengalami kenaikan berkisar Rp33.000 hingga Rp34.000.
Meski demikian, seorang Kepala Toko Mamma Roti yang terletak di kawasan Nusa Indah Kota Jambi, Dewi (31) menyebut pihaknya belum bisa memastikan kenaikan harga roti di tokonya.
“Saat ini sih kita belum bisa pastikan untuk kenaikan harga roti kita, bisa naik atau enggaknya, kita belum tahu,” katanya, pada Rabu (22/4/2026).
Dia menuturkan, toko rotinya tetap mengusahakan menjual produknya dengan tanpa mengurangi porsi.
“Kalau untuk porsinya kita usahakan sih masih tetap sama ya, masih tetap sama seperti sebelumnya,” tuturnya.
Dewi menyebut, pasca kenaikan harga elpiji no subsidi, pelanggannya juga menanyakan kenaikan harga roti di tokonya.
“Cuman kita belum belum bisa pastiin itu kan, nanti kita lihat ke depannya,” ujarnya.
Sehingga, Dewi berharap agar harga elpiji nonsubsidi ada penurunan harga. Sebab, menurutnya kenaikannya lumayan tinggi.
“Kita sih harapannya masih bisa diturunkan lagi ya untuk harga elpijinya. Soalnya kan ini kenaikannya lumayan banget ya, sangat tinggi sih. Lumayan sangat tinggi. Kalau bisa sih jangan terlalu tinggi,” pungkasnya. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: Gas Nonsubsidi di Kuala Tungkal Naik, Pelaku Usaha Tak Naikan Harga Makanan
Baca juga: Harga Gas Nonsubsidi Naik, Pengusaha Rumah Makan di Muaro Jambi Menjerit