TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah momen warga Kelurahan Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), memberikan setandan pisang dan durian kepada Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Dedi Prasetyo.
Setandan pisang dan durian diberikan warga sebagai ungkapan terima kasih setelah Wakapolri Komjen Pol Dedi meresmikan Jembatan Dhira Brata di KM 16, RW 05, Selasa (21/4/2026).
Adapun pemberian hasil bumi tersebut menandai berakhirnya isolasi wilayah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Kelurahan Sabilambo sebenarnya hanya berjarak 12,4 kilometer (km) atau 18 menit dari Kantor Bupati Kolaka di Jalan Pemuda No 118, Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka.
Namun, warga RW 05 selama ini terisolir karena hanya memiliki jembatan bambu darurat.
Baca juga: Tinjau SPPG Polres Baubau, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo Tekankan Tidak Berorientasi Profit
Saat musim hujan atau banjir, jembatan tersebut sering terputus, mengakibatkan akses pendidikan dan ekonomi bagi 40 kepala keluarga di sana lumpuh total.
Pembangunan Jembatan Dhira Brata merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Polri.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan proyek ini adalah implementasi instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat konektivitas dan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil.
"Jadi pembangunan jembatan ini wujud kehadiran negara melalui Polri. Kami ingin memastikan akses masyarakat tidak lagi terhambat agar kesejahteraan meningkat," ujar Komjen Pol Dedi di Kolaka.
Jembatan Dhira Brata dikerjakan melalui kolaborasi antara personel Polda Sulawesi Tenggara dan warga setempat dengan semangat gotong royong.
Baca juga: Nama-nama Pati Polri Kans Wakapolri, Sosok Komjen, Jabatan, Akpol, Asal Termasuk Sulawesi Tenggara
Meski dibangun dengan swadaya dan bantuan Polri, teknis konstruksi tetap melibatkan konsultan profesional guna memastikan keamanan jembatan.
Setandan pisang dan durian dalam karung langsung diserahkan oleh perwakilan warga kepada Wakapolri, Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, dan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, usai peresmian jembatan.
Bagi warga, hasil kebun tersebut adalah bentuk apresiasi paling nyata atas dibangunnya akses transportasi permanen yang sudah lama mereka nantikan.
Jarak Kolaka dengan Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara sekira 161 kilometer (km), waktu tempuh 3 jam 32 menit berkendara motor atau mobil. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)