Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 154: Jelajah Kata, Temukan Pesan Dalam Puisi
Abu Hurairah April 22, 2026 10:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Pembahasan soal Bahasa Indonesia kelas 8 SMP/MTs Halaman 154 Kurikulum Merdeka bagian Bab V, siswa diminta untuk menemukan pesan dalam puisi “Membaca Tanda-Tanda”.

Pertanyaan tersebut, tercantum dalam buku Bahasa Indonesia kelas 8 karya dari Maya Lestari Gusfitri dan Elly Delfia, penerbit buku Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021.

Dilansir dari kanal Basbahanajar Youtube Channel, berikut ini kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 8 SMP/MTs halaman 154 Kurikulum Merdeka materi Jelajah Kata.

Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 154 Kurikulum Merdeka

Jelajah Kata

Kalian sudah belajar cara menemukan pesan dalam puisi “Membaca Tanda-Tanda”. Dengan berbekal pengetahuan yang sudah kalian dapatkan, diskusikan dan temukan pesan-pesan yang ada dalam puisi “Doa”. Gunakanlah tabel berikut untuk membantu kalian menemukan pesanpesannya.

Kunci Jawaban:

1. Langkah: Perhatikan judulnya
Keterangan: Doa

2. Langkah: Tandai kata-kata yang tidak dipahami
Keterangan: Termanggu artinya termenung

3. Langkah: Tandai Kata-kata yang sering diulang
Keterangan: aku, tuhanku.

Terdapat pesan yang bisa diidentifikasi dalam puisi "doa" Karya Chiril Anwar adalah sebagai berikut:

1. Ketergantungan dan Pencarian Ketenangan Rohani: Puisi ini mencerminkan rasa ketergantungan seorang individu pada Tuhan. Dalam termangu, individu tersebut tetap menyebut nama Tuhan, mencari ketenangan rohani dan dukungan dalam menghadapi kesulitan hidup.

2. Pengakuan Keterbatasan dan Kerendahan Diri: Dengan ungkapan "Biar susah sungguh," puisi ini menggambarkan pengakuan akan kesulitan yang dihadapi oleh individu tersebut. Meskipun mengakui keberadaan Tuhan yang penuh kash dan suci, individu merasa kehilangan bentuk dan remuk, menunjukkan kerendahan diri dan kehancuran spiritual.

3. Pencarian Jati Diri dan Kembali kepada Tuhan: Individu dalam puisi ini mengembara di negeri asing, mencerminkan perjalanan hidup yang mungkin membuatnya merasa tersesat atau kehilangan jati diri. Namun, dia tetap mengenali Tuhan sebagai tempat kembali, dan di pintu Tuhan, la mengetuk, menunjukkan keinginan untuk kembali kepada-Nya.

4. Ketidakmampuan Berpaling dari Tuhan: Puisi ditutup dengan pengakuan bahwa individu tidak bisa berpaling dari Tuhan. Hal ini menggambarkan keinginan yang kuat untuk tetap terhubung dengan aspek spiritual dan ketuhanan, serta kesadaran akan kebutuhan akan dukungan llahi.

Disclaimer: Jawaban di atas hanya digunakan untuk memandu proses belajar anak. Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

Baca juga: Kunci Jawaban Tugas Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 178-179 Kurikulum Merdeka, Kegiatan 4

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 178 179, Fakta Teks Pidato Masalah Sampah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.