Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setelah lulus S3 dan meraih gelar doktor, Ashanty berencana untuk kembali menjalani pendidikan S1 di jurusan hukum.
Ashanty mengakui ada alasan khusus kenapa dirinya mengambil pendidikan hukum, setelah meraih gelar doktor yang dijalani selama dia tahun di Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur.
"Ada satu profesi yang Mau aku jalani setelah wisuda nanti. Aku belum bisa sebutin apa profesinya," kata Ashanty ketika ditemui di Jalan Radio Dalam, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).
Penyanyi cantik ini menyebut profesi tersebut sejalan dengan kegiatannya saat ini, membuat podcast yang mengangkat tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.
"Karena aku kan selama ini ya kayak Denny Sumargo, buat podcast tentang perempuan dan anak soal kekerasan. Jadi aku harus ambil jurusan hukum ini," ucapnya.
"Karena gak enak ya kalau minta tolong sama teman gitu buat membantu kasus seseorang," tambahnya.
Ketika disinggung soal terjun ke dunia politik, istri Anang Hermansyah ini menegaskan tidak mau menjadi politisi atau ke politik praktis, mengikuti jejak suaminya yang pernah menjadi anggota DPR RI.
Baca juga: Sempat Mau Menyerah, Ashanty Lega usai Lulus Ujian Akhir Kuliah S3 di Universitas Airlangga Surabaya
"Kalau itu (politik) aku gak kearah sana ya, mungkin belum. Kenapa? Takut aja kedepan bisa jadi kesitu. Cuma tujuan aku tuh mau berguna gitu buat banyak orang," jelasnya.
Ashanty Siddik Hasnoputro tak menampik sejak lama sudah fokus mengangkat isu tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Pelantun 'Jodohku' ini merasa miris dengar cerita rumah tangga orang-orang, sampai adanya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) baik ke istri dan anak.
"Kalau memang menikah ya harus sayangi istri dan anaknya dong, bukan pakai kekerasan. Itu gak bisa ditolerir yang melakukan itu (kekerasan)," ungkapnya.
"Memang sejak dulu aku sudah bersuara soal isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Aku memang konsentrasi disitu," sambungnya.
Ashanty berharap pendidikan hukumnya bisa berjalan lancar agar ia bisa menyuarakan isu kekerasan kepada perempuan dan anak.
"Ya aku May punya profesi dan pengalaman baru aja. Aku udah ngincer profesi itu buat kedepannya, agar aku bisa berguna buat banyak orang," ujar Ashanty. (Ari).