Madrasah Merancang Program Penanaman Pohon Sebagai Bagian Dari Penguatan Karakter Murid, Modul 3.7
Rizka Pratiwi Utami April 23, 2026 04:27 PM

SRIPOKU.COM - Simak kunci jawaban Modul 3.7 materi Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 dalam Pelatihan Pintar Kemenag yang berfokus pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.

Penyajian kunci jawaban ini bertujuan untuk membantu Bapak/Ibu guru dalam mendalami materi pelatihan serta memahami kaitan antara nilai-nilai spiritual dengan praktik pendidikan di madrasah.

Baca juga: Seorang Siswa Berkata Saya Lebih Takut Dihukum Jika Salah Daripada Merasa Dicintai Allah, Modul 3.7

2. Madrasah merancang program penanaman pohon sebagai bagian dari penguatan karakter murid. Guru ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga alam merupakan bentuk kecintaan kepada Sang Pencipta. Kegiatan yang paling mencerminkan penerapan nilai tersebut adalah… 

A Menugaskan murid membuat laporan pertumbuhan pohon yang ditanam sambil menanamkan kesadaran bahwa merawat alam adalah ibadah 

B Mengajak murid menanam pohon untuk meningkatkan kualitas udara di lingkungan madrasah 

C Mengarahkan murid menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan 

D Mengajak murid menanam dan merawat pohon merupakan bagian dari ibadah dan penghormatan terhadap ciptaan Allah

Jawaban : D

Pembahasan Jawaban:

Jawaban yang tepat adalah D. Mengajak murid menanam dan merawat pohon merupakan bagian dari ibadah dan penghormatan terhadap ciptaan Allah.

Pilihan ini paling sesuai karena secara langsung mengaitkan aktivitas menjaga lingkungan dengan nilai spiritual, yakni sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

Dalam Kurikulum Berbasis Cinta, setiap kegiatan pembelajaran tidak hanya berorientasi pada aspek pengetahuan atau keterampilan, tetapi juga harus menanamkan kesadaran bahwa semua perbuatan baik merupakan wujud cinta kepada Sang Pencipta.

Dengan mengajak murid memahami bahwa menanam dan merawat pohon adalah bentuk ibadah, guru berhasil menghubungkan tindakan nyata dengan nilai keimanan.

Hal ini akan membentuk kesadaran yang lebih mendalam dibandingkan sekadar alasan lingkungan atau manfaat praktis semata.

Sementara itu:

Opsi A memang sudah mulai mengarah ke nilai ibadah, namun masih berfokus pada tugas laporan.

Opsi B dan C lebih menekankan manfaat ekologis dan sosial, belum menyentuh aspek spiritual secara langsung.

Makna Pendidikan dalam Konteks Ini:

Menjaga alam dipahami sebagai bentuk cinta kepada Allah melalui ciptaan-Nya.

Pembelajaran menjadi lebih bermakna karena mengintegrasikan nilai agama dengan aktivitas sehari-hari.

Murid tidak hanya peduli lingkungan, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual dalam setiap tindakan.

Dengan pendekatan ini, pendidikan tidak hanya membentuk siswa yang cerdas, tetapi juga berkarakter dan memiliki hubungan kuat dengan nilai-nilai keimanan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.