Nasib Pelajar SMA di Rejang Lebong Tertimpa Pohon saat Berangkat Sekolah, Alami Patah Tulang
Hendrik Budiman April 23, 2026 06:45 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Seorang pelajar asal SMAN 4 Rejang Lebong mengalami luka serius hingga kakinya patah.

Pelajar bernama Adita Andra (16) ini tertimpa pohon saat dalam perjalanan menuju sekolah pada Kamis (23/4/2026) pagi. 

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan SMA, Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan, saat korban melintas menuju sekolah dan hampir sampai. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan TribunBengkulu.com, pohon yang berada di tepi jalan tiba-tiba tumbang dan langsung menimpa korban.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan pertama dan menghubungi ambulan serta pihak terkait untuk mengevakuasi korban. 

Akibat kejadian itu, korban mengalami patah tulang terbuka pada bagian kaki kiri dan saat ini menjalani perawatan lanjutan.

Baca juga: Pelajar Diringkuas saat Cukur Rambut, Terungkap Aksi Bongkar Bengkel di Curup Utara Rejang Lebong

Salah satu warga sekitar, Epan mengatakan pohon tumbang itu terjadi secara tiba-tiba saja.

Padahal, saat kejadian tidak terjadi angin yang sangat kencang. Pohon yang tumbang ini langsung menimpa korban tepatnya pada bagian kakinya. 

"Tiba-tiba saja pak, ada bunyi bruk, disana korban sudah tertimpa,"ungkap Epan.

Korban Dirawat Intensif, Direncanakan Dirujuk ke Bengkulu

Kepala SMAN 4 Rejang Lebong, Budiharto melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Anggi Mantara membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengatakan bahwa korban merupakan siswa aktif di SMAN 4 Rejang Lebong. Kejadiannya sendiri terjadi saat siswanya itu hendak berangkat menuju sekolah. Saat melintas, tiba-tiba ada pohon yang tumbang dan menimpa korban. Saat ini korban masih dalam penanganan medis.

“Benar, korban adalah siswa kami di SMAN 4 Rejang Lebong. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat patah tulang terbuka yang dialaminya,”ungkap Anggi kepada wartawan TribunBengkulu.com pada Kamis siang. 

Pihak keluarga dan tenaga medis berencana merujuk korban ke rumah sakit di Kota Bengkulu guna mendapatkan penanganan lanjutan.

Ini dilakukan sebagai upaya pengobatan agar korban bisa cepat sembuh dengan penanganan yang tepat. 

"Korban rencananya dirujuk ke Bengkulu untuk penanganan lanjutan,"lanjut Anggi. 

Sekolah Galang Dana untuk Bantu Korban

Meskipun kejadian terjadi di luar lingkungan sekolah, pihak sekolah tetap memberikan perhatian terhadap kondisi korban.

Melalui OSIS, SMAN 4 Rejang Lebong telah memulai penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas kepada korban dan keluarganya.

“Kami melalui OSIS sudah mulai melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban korban dan keluarga,”jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di jalur yang terdapat pepohonan besar atau berpotensi tumbang.

Kondisi cuaca yang tidak menentu juga dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.