Mas Rusdi Ikuti Rakornas Antisipasi Kemarau Panjang 2026 Untuk Jaga Stabilitas Pertanian
Haorrahman April 23, 2026 07:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM,  Jakarta - Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau 2026 yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian awal pekan ini.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tersebut dihadiri kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Ini adalah langkah terpadu menghadapi potensi kemarau panjang yang diperkirakan berdampak pada sektor pertanian.

Baca juga: 373 dari Total 1.634 Jemaah Haji Pasuruan Berangkat

Dalam arahannya, Mentan Amran menegaskan target produksi beras nasional tahun 2026 sebesar 35,69 juta ton, meningkat dari capaian tahun sebelumnya.

“Kita harus bergerak cepat. Data BMKG memprediksi 64,5 persen wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan di bawah normal dan 57,2 persen wilayah akan menghadapi musim kemarau yang lebih panjang. Kolaborasi dan penguatan infrastruktur air adalah kunci untuk mencegah gagal panen,” katanya dalam rilis yang diterima, Kamis (23/4/2026).

Baca juga: Lantik Pengurus KNPI, Mas Rusdi Pesan Jaga Kekompakan untuk Kontribusi Bangun Pasuruan

Berdasarkan paparan dalam rakornas, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Diantaranya penguatan infrastruktur irigasi melalui rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan embung dan dam parit, serta optimalisasi distribusi air di wilayah pertanian.

Baca juga: Pengangguran Masih Tinggi, PDI Perjuangan Kota Pasuruan Soroti Kinerja Pemerintah Daerah

Selain itu, manajemen budidaya juga diperkuat melalui pengaturan jadwal tanam berbasis kondisi cuaca serta pemanfaatan sistem informasi pertanian untuk mendukung pengambilan keputusan di lapangan.

Keikutsertaan Bupati Pasuruan dalam rakornas ini menjadi bagian dari sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: BHS Salurkan Bantuan Rp 9,3 Juta untuk Korban Kebakaran di Gempol Kabupaten Pasuruan

“Inti untuk memastikan langkah antisipatif terhadap musim kemarau berjalan terarah dan berkelanjutan dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tutupnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.