TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Harga gas LPG non subsidi di Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
Dampaknya, penjualan di tingkat pengecer dilaporkan menurun drastis.
Sejumlah pengecer di wilayah Makale menyebut harga gas non subsidi ukuran 12 kilogram kini mencapai sekitar Rp260 ribu per tabung.
Harga tersebut naik dari sebelumnya sekitar Rp245 ribu saat ditebus dari mobil agen.
Sementara itu, gas ukuran 5,5 kilogram yang sebelumnya ditebus sekitar Rp117 ribu kini dijual hingga Rp130 ribu di kios.
Salah satu pengecer LPG di Kecamatan Makale, Barto, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak 20 April 2026.
“Kenaikan ini sudah mulai sejak tanggal 20 April,” ujarnya saat ditemui di kiosnya, Kamis (23/4/2026).
Ia menyebutkan, kenaikan harga membuat daya beli masyarakat menurun.
“Selama barang naik, penjualan juga turun sekali mi,” ucapnya sambil merapihkan tabung gas.
Menurut Barto, kondisi tersebut membuat stok gas di kiosnya lebih lama tersimpan dibanding sebelumnya.
“Biasanya cepat habis, sekarang lama baru habis karena orang sudah sedikit yang beli,” tambahnya.
Pantauan Tribun Toraja, aktivitas pembelian gas non subsidi di sejumlah kios memang terlihat lebih sepi dibanding hari biasanya.
Beberapa warga mengaku beralih ke tabung 3 kg yang disubsidi negara.(*)