Geger Mayat Perempuan Tergeletak Berlumuran Darah, Boneka Kuning Temani Korban
M.Risman Noor April 23, 2026 09:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang mayat perempuan tergeletak di jalan tanpa identitas menggegerkan warga Kampung Geladak Celleng, Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Makin menghebohkan sosok perempuan tanpa identitas itu didapati terluka dan darah membasahi jalan.

Sementara di dekat tangan korban, ada sebuah boneka berwarna kuning dengan bercak darah pada bagian kaki. 

Tubuh wanita itu tergeletak telentang sedikit miring ke arah kanan. 

Baca juga: Dua Kali Sakit Perut, Warga Kambiyain Balangan Didiagnosis Kena Leptospirosis dan Jalani Perawatan 

Baca juga: Puluhan Siswa SMKN 1 Amuntai HSU Diduga Keracunan MBG, BPOM Langsung Turun

Dalam beberapa video yang beredar, tampak sejumlah warga bahkan sempat menyalakan senter untuk memastikan wajah dan kondisi perempuan misterius tersebut.

Tidak ditemukan identitas di lokasi yang berdekatan dengan kuburan itu.

Perempuan itu mengenakan kaus lengan panjang berwarna hitam, dipadu celana jeans berwarna biru dongker.

Terdapat sobekan pada bagian celana di bagian pangkal paha yang diduga akibat sabetan senjata tajam. 

Selain beberapa video, beredar pula rekaman suara seorang pria yang menyebutkan, 'telah ditemukan mayat pembunuhan di Desa Lombang Dajah, tepatnya di Deg (Geladak) Celleng. Pola bede se (mungkin ada yang) kenal, neser (kasihan) tidak ada identitas, orangnya luka bacok ditemukan meninggal.'

Proses evakuasi dilakukan personel Polsek Blega besama puskesmas.

Autopsi

Jasad perempuan misterius itu tiba di Kamar Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan sekitar pukul 23.40 WIB.

Hingga Kamis (23/4/2026) pukul 01.30 WIB, kegiatan autopsi yang dilakukan tim medis pimpinan dr Edy Suharta beserta personel Unit Inafis Satreskrim Polres Bangkalan belum rampung. 

"Ditemukan warga sekitar pukul 21.00 WIB, mohon waktu kami masih melakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Blega, AKP Samsuri kepada TribunMadura.com, Kamis (23/4/2026) pagi.   

Pria Paru Baya Dibacok

Kejadian dugaan pengeroyokan terjadi di Jalan Pragoto II, Simolawang, Simokerto, Surabaya, Jawa Timur Kamis (23/4/2026) pagi. 

Dalam kejadian ini pria paruh baya yakni MJ (61) tewas dengan bersimbah darah.

Ia mengalami luka di dada dan wajah. Diduga ditusuk oleh pelaku yang lebih dari dua orang.

Kasus ini pun telah ditangani pihak kepolisian setempat.

Jenazah korban yang berkalang luka pada bagian tubuh atas itu dievakuasi ke kamar mayat Kompartemen Kedokteran Polisi RS Bhayangkara Surabaya. 

Menurut adik sepupu korban, Iwan (34), korban diduga dianiaya dan dibunuh oleh lebih dari dua orang. 

Korban mengalami luka tusuk pada bagian dada sisi kiri dan wajah. 

Pelaku Berjumlah 4 Orang
 

Bahkan ia memperkirakan, pelaku berjumlah empat orang. Informasi tersebut diperoleh dari keterangan para saksi warga di sekitar lokasi kejadian. 

"Ada yang bilang di jalan depan itu, ada 2 orang nunggu. Lalu pelaku yang di dalam 2 orang. Katanya korban dipegangi adik pelaku. Lalu pelaku yang nusuk," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi. 

Di lain sisi, ibunda korban Zubaidah berharap pihak Kepolisian dapat segera menangkap para pelaku. 

Kesaksian Keluarga
Zubaidah juga tak menyangka anaknya mengalami kejadian nahas tersebut. 

Apalagi dirinya sama sekali tidak memiliki firasat apa pun yang menandai awal kejadian tersebut. 

Bahkan semalam, korban sempat bertemu dirinya dan ngobrol seperti biasa dengan kerabat yang lain di permukiman tersebut. 

"Ya Allah nak, gak ada firasat. Kemarin malam ya biasa ketemu saya cerita-cerita. Bismillah semoga lekas tertangkap," ujar Zubaidah saat ditemui TribunJatim.com di depan rumahnya. 

Sementara itu, Kapolsek Simokerto Polrestabes Surabaya Kompol Zainur Rofik mengatakan, pihaknya sedang melakukan olah TKP dan mengejar para pelaku. 

Ia tak menampik bahwa pelakunya lebih dari dua orang. Kini jenazah masih diautopsi di RS Bhayangkara Surabaya. 

"Kami masih selidiki. Informasinya demikian, pelaku lebih dari 2 orang," ujarnya saat ditemui awak media di depan teras Mapolsek Simokerto

(Tribun Jatim/TribunMadura.com )

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.