Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persis Solo butuh dua striker saat menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-30 BRI Super League 2025/26, Senin (27/4/2026) mendatang di Jakarta.
Hal ini diungkapkan langsung oleh pelatih Persis, Milo, yang menilai lini depan timnya harus lebih tajam dalam laga krusial tersebut.
“Mengenai Roman, mungkin dia bisa bermain 45 menit melawan Persija. Itu bagus karena melawan Persija kami butuh dua striker,” ujarnya usai pertandingan kontra Bhayangkara Lampung FC, di Stadion Manahan Solo, Rabu (22/4/2026).
Dalam laga melawan Bhayangkara Lampung FC, keputusan menarik bek kanan Dusan Mijic di awal babak kedua sempat menimbulkan tanda tanya.
Apalagi, pemain tersebut terlihat mengalami benturan dalam pertandingan. Namun, Milo menegaskan bahwa keputusan itu murni strategi, bukan karena cedera.
"Dusan baik-baik saja. Saya menariknya keluar karena dia sudah terkena kartu kuning. Bermain melawan pemain seperti Sidebe sangat berisiko, satu pelanggaran lagi dia bisa keluar (kartu merah). Jadi itu tindakan pencegahan," ungkap Milo dalam sesi jumpa pers usai laga.
Selain membahas strategi, Milo juga membeberkan kondisi striker Roman Paparyha yang sempat absen.
Ia menyebut kondisi fisik Roman menunjukkan perkembangan positif setelah mengalami cedera ringan.
Meski belum sepenuhnya fit, Roman diproyeksikan bisa tampil, setidaknya selama 45 menit saat menghadapi Persija Jakarta.
Kehadiran Roman dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan dua striker dalam skema permainan Persis Solo.
Baca juga: Persis Solo On Fire! Usai Tekuk Bhayangkara FC 2-1, Kini Bidik Persija Jakarta
Di sisi lain, kondisi Bruno Gomes juga menjadi perhatian.
Striker andalan Persis tersebut belum sepenuhnya pulih, tetapi tetap dipaksakan tampil demi kebutuhan tim.
Dalam pertandingan terakhir, Bruno bahkan bermain lebih lama dari rencana awal.
"Terima kasih juga untuk tim medis dan Dokter Iwan yang cepat memulihkan Bruno. Hari ini Bruno seharusnya main 60 menit tapi saya beri 70 menit karena dia penting untuk menahan bola dan memberi kepercayaan diri pada pemain," kata dia.
Peran Bruno dinilai vital, terutama dalam menjaga aliran bola dan membangun kepercayaan diri rekan setim.
Milo juga memberikan sorotan khusus kepada pemain muda Persis Solo, Altaf Indie.
Dalam laga tersebut, Altaf tampil impresif meski belum berhasil memaksimalkan semua peluang.
"Terakhir untuk Althaf, dia melakukan pekerjaan hebat. Dia seharusnya bisa cetak dua gol lagi, tapi mungkin lain kali. Dia punya keberanian dan karakter yang luar biasa, dia tidak takut melakukan kesalahan dan terus mencoba. Itulah cara agar tetap bertahan di liga: percaya dan terus mencoba," pungkasnya.
(*)