TRIBUN-BALI.COM - Bali United berhasil mencuri tiga poin penuh saat bertandang ke markas Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-29 Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Serang, Kamis (23/4). Gol tunggal kemenangan Serdadu Tridatu dicetak oleh winger asing Diego Campos melalui eksekusi penalti pada menit ke-61.
Hasil ini memperbaiki posisi Bali United di tabel klasemen naik ke posisi 7 dengan 42 poin sekaligus melanjutkan tren positif mereka di penghujung musim. Dalam pertandingan tersebut, Bali United tampil mendominasi jalannya laga sejak babak pertama dengan mengandalkan lebar lapangan dan transisi permainan cepat.
Sebaliknya, tim tuan rumah Persita Tangerang terlihat minim kreativitas serangan meskipun menunjukkan disiplin yang cukup tinggi dalam menjaga lini pertahanan mereka. Dominasi tim tamu membuat Persita lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik dan set pieces untuk membahayakan gawang Bali United.
Baca juga: DIBANTAI Bali United 4-1, Coach Malut United: Kami Korban Ketidakadilan dan Intimidasi
Baca juga: PENGAKUAN Johnny Jansen: Eliano Reijnders Seharusnya Milik Bali United, Bukan Persib Bandung
Setelah tertinggal tim tuan rumah mencoba bangkit dengan mengambil alih dominasi agar tak kehilangan poin, namun solidnya pertahanan Bali United membuat gawang Mike Hauptmeijer tetap perawan.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan rasa puasnya terhadap kedewasaan bermain yang ditunjukkan oleh anak asuhnya sepanjang pertandingan. Jansen menilai para pemainnya kini jauh lebih tenang dan percaya diri saat memegang bola dibandingkan laga-laga sebelumnya.
"Saya pikir kami bermain sangat dewasa hari ini. Pertama-tama saya sangat senang, tetapi cara kami bermain jauh lebih baik daripada yang saya lihat sebelumnya karena kami tidak kehilangan bola begitu mudah. Sekarang kami bermain dengan kepercayaan diri saat memegang bola," kata Jansen usai pertandingan.
Jansen juga memuji kedisiplinan Persita yang membuat timnya harus bekerja ekstra keras untuk memecah kebuntuan. Ia merasa kemenangan ini sangat layak didapatkan karena rencana permainan yang disusun berjalan dengan sangat baik.
"Kami menjadi lebih baik dan lebih baik dalam cara bermain serta rencana kami. Kemenangan ini sangat bagus karena kami bermain melawan tim yang sangat profesional dan disiplin. Itu adalah pertandingan yang sulit, tapi saya pikir kami layak menang hari ini," papar dia.
Meskipun meraih poin penuh, Johnny Jansen tetap memberikan catatan evaluasi terkait barisan pertahanan timnya yang sempat mendapatkan tekanan di menit-menit akhir pertandingan. Menurutnya, wajar jika Persita mencoba tampil lebih menyerang setelah tertinggal satu gol untuk mengejar ketertinggalan.
"Evaluasi kami adalah berdiri lebih baik dalam posisi bertahan. Persita memiliki tim yang bagus, jadi mereka menekan kami di akhir laga dan menciptakan beberapa peluang," tuturnya.
"Namun, saya pikir di babak pertama kami sepenuhnya mengendalikan pertandingan dan tidak memberikan kesempatan bagi mereka. Setelah kami mencetak gol, mereka berusaha lebih keras untuk menekan, dan itu normal," jelas Jansen. (ian)