Bupati Kepahiang Paparkan 5 Item Kebutuhan Pembangunan Fisik ke Menteri Rachmat Pambudy
Hendrik Budiman April 23, 2026 11:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG -  Bupati Kepahiang Zurdi Nata memaparkan kebutuhan pembangunan saat melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy, pada Kamis (23/4/2026). 

Rakor yang juga dihadiri langsung oleh masing-masing pimpinan daerah dan Kepala Bappeda se Provinsi Bengkulu tersebut dilaksanakan di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu sekitar pukul 14.00 WIB. 

Dalam kesempatan tersebut Nata menerangkan bahwa terdapat lima item yang dibutuhkannya dalam membangun Kabupaten Kepahiang.

"Usulan saya ini ada lima item pembangunan fisik dengan total anggaran ini Rp 181 miliar," ucap Nata. 

Ia juga memaparkan kondisi beberapa akses jalan di sekitar Desa Cinto Mandi yang sebelumnya pernah viral karena warganya yang kesulitan saat terkena musibah. 

Baca juga: Wagub Mian Usulkan Tol dan Jalur Kereta Api Saat Kunjungan Menteri Rachmat Pambudy ke Bengkulu

"Justru Ini yang paling viral di dunia dan di akhirat juga karena beberapa kali warga saya bawa mayat digotong karena akses jalan tempat itu memang luar biasa," ucap Nata. 

Disisi lain Nata juga memperkenalkan potensi Kopi di Kabupaten Kepahiang dengan lahan kopi terluas se Provinsi Bengkulu.  

Namun disayangkannya hasil kopi tersebut belum maksimal dalam menunjang prekonomian masyarakat karena masih menjual bahan mentah. 

"Kami punya lahan kopi terluas seprovinsi Bengkulu dengan luas lahan 26.000 hektare dengan produksinya sekitar 21.000 ton. Cuman sekarang warga saya masih menjual bahan mentah," kata Nata. 

Harapannya melalui rapat bersama pemerintah pusat tersebut dapat membantu dalam pembangunan serta memaksimalkan potensi di Kabupaten Kepahiang. 

"Harapan kami tentunya dari pemerintah pusat bisa membuat program untuk membangun pabrik," harap Nata.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.