Menhaj Tegaskan Petugas Haji Dilarang Izin Pulang Lebih Awal Apa pun Alasannya
Febri Prasetyo April 24, 2026 12:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah RI Irfan Yusuf atau Gus Irfan menegaskan seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tidak boleh pulang lebih awal dari masa tugas.

"Apa pun yang terjadi, saya kira sudah saya sampaikan tidak ada izin untuk pulang lebih awal. Berangkat sesuai jadwal, pulang sesuai jadwal, tidak ada izin pulang lebih awal apa pun alasannya," kata Gus Irfan.

Hal itu disampaikan Gus Irfan saat melepas keberangkatan PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dia meminta para petugas untuk tidak melanjutkan tugasnya sebelum diberangkatkan jika masih berpikiran untuk pulang saat bertugas di Tanah Suci. 

"Kalau masih merencanakan pulang lebih awal, lebih baik tidak berangkat hari ini," kata Gus Irfan.

Dia menekankan seluruh petugas harus menjalankan tugas hingga tuntas sebagai amanah yang diberikan negara.

Dalam kesempatan itu, Gus Irfan juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang tidak hanya berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP), tetapi juga menggunakan hati.

"Saya kira pelatihan 20 hari plus 10 hari sudah cukup banyak, tapi yang lebih penting lagi adalah gunakan hati. Gunakan hati. Kira-kira saya melayani ini sudah baik apa belum. SOP-nya begini, tapi gunakan hati juga," ujarnya.

Baca juga: Gelombang Pertama Petugas Haji 2026 Mulai Masuk Asrama, 363 PPIH Siap Berangkat ke Jeddah

Menurutnya, petugas haji tidak hanya mewakili institusi, tetapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia di Tanah Suci.

"Saudara bukan hanya mewakili institusi, juga membawa nama baik bangsa dan mencerminkan nilai luhur pelayanan Indonesia di tanah suci," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.