Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua korban meninggal kecelakaan di Simpang Tugu Wisnu Manahan ternyata mahasiswa magang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Solo.
Ini dijelaskan oleh Pengurus Kadin Solo Bidang Event Organizer, Denmas Arjun.
Arjun mengatakan selama menjalani magang, kedua korban dikenal memiliki kepribadian baik dan mudah beradaptasi di lingkungan kerja.
Baca juga: Kadin Solo Berduka, Gelar Tahlilan Doakan Dua Mahasiswi Magang Korban Kecelakaan Tugu Wisnu Manahan
Kehadiran mereka meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekan di Kadin Solo.
“Sosok yang pintar dan mudah bergaul,” ungkap Arjun.
Kadin Kota Solo menggelar tahlilan di indekos tempat tinggal dua mahasiswi magang tersebut.
Doa bersama ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa atas kepergian keduanya.
“Barusan ada tahlilan untuk mendoakan,” ujar Arjun, saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Kamis (23/4/2026).
Dua korban diketahui bernama Lyra Nuraulia (20) dan Anissa (20), mahasiswi yang tengah menjalani program magang di Kadin Solo.
Keduanya mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan pulang ke tempat tinggal sementara usai menyelesaikan aktivitas di kantor.
“Anak-anak ngekos di daerah belakang Hotel Alana. Rutinitas biasa, pulang dari Kadin menuju kos-kosan,” jelas Arjun.
Saat kejadian, keduanya mengendarai sepeda motor Yamaha Fazio bernomor polisi AD 2908 CAA dan terlibat tabrakan dengan truk Isuzu Giga bernomor polisi L 8242 UDA yang dikemudikan VRI (23).
Kedua korban merupakan mahasiswi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar yang mengikuti program magang di Kadin Solo bersama tiga rekan lainnya.
Program tersebut telah berjalan sejak Februari 2026 dan direncanakan berlangsung selama enam bulan.
“Betul anak-anak adalah mahasiswi yang magang di Kadin Solo,” kata Arjun. (*)