Detik-Detik Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Kelingking, Nyoman Rame Terhempas di Hadapan Anak
Ida Ayu Suryantini Putri April 24, 2026 01:41 PM

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Nasib nahas menimpa I Nyoman Rame (49) asal Desa Bunga Mekar, Nusa Penida

Ia hilang saat memancing di Pantai Kelingking, Jumat (24/4/2026). 

Mirisnya, petani itu terjatuh saat dihempas ombak tepat di hadapan sang anak.

Kemudian terseret hingga ke tengah laut.

Baca juga: Hendak Bersandar di Railing, Penumpang Kapal Terjatuh di Laut Selat Bali

Berdasarkan informasi, kejadian itu bermula saat Nyoman Rame dan anaknya mancing di atas batu karang sekitar Pukul 03.00 Wita.

Namun tiba-tiba datang ombak besar yang menghantam tubuh Nyoman Rame hingga ia terjatuh ke laut.

Di depan putranya, tubuh Nyoman Rame tergulung ganasnya gelombang dan berlahan hilang di tengah laut.

Baca juga: Seorang Wanita Lahirkan Bayi di Atas Kapal Laut Selat Bali, Persalinan Dibantu Kru Kapal

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 06.00 Wita. Lokasi kejadian tepatnya berada di koordinat 8°45'3.03"S - 115°28'26.60"E

"Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 06.25 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Nusa Penida," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Tim SAR gabungan berjumlah 6 personel, terdiri dari 5 personel Unit Siaga Nusa Penida dan 1 personel TNI AL Pos Nusa Penida bergerak dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. 

Baca juga: Penemuan Mayat Di Pantai Gau Bali, Diduga Korban Laka Laut, Ketut Sempat Jaga Mayat Dari Ombak

Saat pencarian, kondisi cuaca berawan dengan jarak pandang mencapai 12,6 kilometer.

“Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran dari lokasi terakhir korban terlihat hingga sekitarnya, menyesuaikan kekuatan juga arah arus dan angin," ujar I Nyoman Sidakarya.

Upaya pencarian juga didukung dari keluarga korban serta masyarakat setempat. Selain pergerakan di laut,  ada juga tim yang melakukan pemantauan dari darat.

Operasi SAR hingga saat ini masih terus berlangsung dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.