TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Dua rumah sakit di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, menerima bantuan alat kesehatan berupa perangkat deteksi dini gangguan pendengaran dan alat pemeriksaan keseimbangan dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Jumat (24/4/2026).
Bantuan tersebut disalurkan kepada Rumah Sakit Elim Rantepao dan Rumah Sakit Santa Teresa Marampa.
Masing-masing rumah sakit menerima satu unit alat Otoacoustic Emission (OAE) untuk skrining pendengaran serta satu unit alat berbentuk kacamata khusus untuk mendeteksi gangguan keseimbangan.
Secara keseluruhan, terdapat empat unit alat kesehatan yang diserahkan.
Direktur RS Elim Rantepao, dr. Adrian Benedict Wijaya, mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat, terutama alat OAE yang dapat digunakan untuk mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini pada bayi dan anak.
“Selama ini gangguan pendengaran sering baru diketahui saat anak mulai belajar berbicara. Dengan alat ini, deteksi bisa dilakukan sejak bayi lahir, sehingga penanganan dapat lebih cepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, alat kacamata khusus yang turut dihibahkan juga membantu tenaga medis dalam mengidentifikasi penyebab keluhan pusing, khususnya yang berkaitan dengan gangguan keseimbangan.
Adrian menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pihak Toyota.
Menurutnya, bantuan alat kesehatan seperti ini masih jarang diberikan, khususnya di wilayah Toraja Utara.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan alat ini, deteksi gangguan pada anak bisa dilakukan lebih dini sehingga penanganannya lebih optimal,” katanya.
Ia berharap dukungan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di daerah.
Selain itu, ia juga membuka peluang kerja sama lanjutan antara pihak swasta dan pemerintah daerah, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga sektor lain seperti pendidikan, pelatihan kerja, hingga pengembangan sekolah kejuruan.
Senada dengan itu, Plt Direktur RS Santa Teresa Marampa Rantepao, dr. Imanuella Pani Eka Putri, menyambut positif bantuan tersebut.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Rumah sakit kami masih tergolong baru, sehingga ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujarnya.
Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di Toraja Utara, khususnya dalam deteksi dini gangguan kesehatan, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.