Viral Mahasiswa UM Kendari Kembangkan Sistem Deteksi Kesalahan Rakaat Salat Berbasis AI
Desi Triana Aswan April 24, 2026 10:49 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari), Arya Apriawan berhasil membuat sistem deteksi kesalahan rakaat salat berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). 

Teknologi ini menggunakan OpenCV dan Python.

Saat merilis proyek tersebut dengan mengunggah video di TikTok 7 April 2026 beserta caption “Sistem deteksi sholat yang melebihi rakaatnya menggunakan OpenCV2 Python" sontak viral di media sosial. 

Tak butuh waktu lama, inovasi ini menarik perhatian publik dan mulai diangkat oleh berbagai media sosial.

Bahkan diunggah oleh salah Pada 8 April 2026, akun Instagram media nasional berfokus pada teknologi.

Baca juga: Daftar Nama Ketua HIPMI Perguruan Tinggi di Sulawesi Tenggara Dilantik, Ada UHO hingga UM Kendari

Kepada TribunnewsSultra.com, Arya menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkannya memanfaatkan teknologi computer vision untuk mendeteksi potensi kesalahan jumlah rakaat secara otomatis.

Inovasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan ketepatan dalam pelaksanaan ibadah salat.

Selain itu, Arya juga tengah mengupayakan perlindungan hukum atas karyanya melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

"Saat ini, proses tersebut telah memasuki tahap akhir administrasi. Nantinya, juga menyertakan jejak publikasi di berbagai platform media sosial sebagai bukti pendukung dalam pengajuan HKI," tuturnya dalam rilis yang diterima TribunnewsSultra.com, Jumat (24/4/2026). 

Ke depan, inovasi ini diharapkan tidak hanya menjadi terobosan di bidang teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kualitas pelaksanaan ibadah. (*)

(TribunnewsSultra.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.