Tampang dan Identitas Pelaku Penembakan di Acara Donald Trump, Seorang Guru Berprestasi
Lulu Adzizah F April 26, 2026 06:42 PM

Kepolisian Washington D.C mengungkap identifikasi detail pelaku penembakan di acara White House Correspondents' Dinner pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Acara tersebut dihadiri Presiden Donald Trump.

Pelaku penembakan, bernama Cole Tomas Allen, 31 tahun, asal Torrance, California.

Sebuah foto yang diambil oleh wartawan di lokasi kejadian menunjukkan tersangka berada di lantai lobi hotel dengan tangan terborgol di belakang punggung.

Allen terlihat dalam kondisi tanpa baju, memiliki rambut cokelat pendek, janggut, dan kumis.

Melansir Sunday Times, Allen bekerja sebagai seorang guru dan baru-baru ini dinobatkan sebagai "guru terbaik bulan ini di wilayah Los Angeles".

Plt Kepala Kepolisian Washington D.C Jeffery Carrol mengatakan tersangka diduga menginap di hotel Washington Hilton, lokasi insiden terjadi.

Hal itu dikatakan sekaligus menjelaskan mengapa pelaku bisa berada di lokasi.

Pelaku juga disebut membawa banyak senjata, yaitu senapan, pistol dan beberapa pisau.

Dia diyakini bertindak sendirian.

Saat ditanya wartawan tentang target pelaku, Carroll mengatakan hal itu masih diselidiki.

Carroll menjelaskan pelaku dibawa ke rumah sakit untuk dievaluasi dan dipastikan tidak mendapat luka tembak.

Kepolisian meyakini tersangka menembakkan senjata berdasarkan 'informasi awal'.

Jaksa Agung AS Jeanine Pirro mengatakan tersangka didakwa secara dengan dua tuduhan terkait penggunaan senjata api dan penyerangan terhadap petugas dengan senjata berbahaya.

Pirro mengatakan tersangka akan dihadapkan ke pengadilan pada hari Senin di pengadilan distrik federal.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (26/4) malam waktu setempat, ketika pelaku yang membawa senjata api dan pisau menyerbu area lobi lokasi acara sebelum melepaskan tembakan.

Aksi itu memicu kepanikan dan evakuasi cepat terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta sejumlah pejabat tinggi Gedung Putih.

Meski situasi sempat tegang, Trump dipastikan dalam kondisi selamat tanpa mengalami cedera.

Pria yang dipersenjatai dengan shotgun tersebut sempat menembak ke arah agen Secret Service, mengenai rompi pelindungnya.

Agen tersebut mengalami luka-luka dan sempat dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian dan langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Hingga kini, motif penyerangan masih belum diketahui.

Penjabat Jaksa Agung Amerika Serikat, Todd Blanche, menyatakan, pihaknya segera mengajukan sejumlah dakwaan terhadap pelaku terkait aksi penembakan tersebut.

Sementara itu, aparat keamanan terus mendalami kemungkinan latar belakang dan tujuan serangan, termasuk apakah ada target tertentu dalam aksi tersebut.

#sosokpenembak #penembakdonaldtrump #penembak #WhiteHouseCorrespondents'Dinner

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.