Antrean Isi BBM Solar Mengular di Sejumlah SPBU Sulut, Dampak Kenaikan BBM Non Subsidi Mulai Terasa
Alpen Martinus April 26, 2026 11:22 PM

TRIBUNMANADOMANADO.CO.ID – Harga BBM jenis solar menjadi perhatian warga di Sulawesi Utara (Sulut) menyusul kenaikan sejumlah BBM non subsidi. 

Kondisi ini dinilai menjadi alarm bagi masyarakat, terutama pengguna kendaraan berbahan bakar solar.

Pantauan di lapangan, antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU.

Baca juga: Antrean Solar Mulai Terlihat di Sejumlah SPBU di Sulawesi Utara, Terjadi Sejak Subuh

Satu di antaranya di SPBU Sonder, Kabupaten Minahasa, Minggu (26/4/2026) siang.

Kondisi seperti itu memang mulai terlihat semenjak terjadi perubahan harga BBM non subsidi.

Di lokasi tersebut, antrean kendaraan untuk mengisi BBM jenis solar tampak mengular cukup panjang. 

Kendaraan yang antre bervariasi, mulai dari mobil pribadi, truk hingga truk kontainer.

Meski antrean panjang, proses pengisian BBM di SPBU Sonder terpantau berjalan normal tanpa hambatan berarti.

Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Malalayang, Kota Manado. 

Antrean kendaraan bahkan tampak mengular hingga puluhan meter dari area SPBU.

Walau demikian, aktivitas pengisian BBM di SPBU tersebut tetap berlangsung lancar. 

Tidak terlihat gangguan distribusi di lokasi pengisian.

Cuaca di kedua lokasi saat antrean terjadi terpantau cerah berawan.

Salose, seorang sopir truk yang ditemui di lokasi SPBU Sonder mengaku, kenaikan BBM cukup berdampak bagi operasional perusahaan tempatnya bekerja, khususnya dalam distribusi barang.

Menurutnya, antrean panjang untuk mendapatkan solar menjadi tantangan tersendiri karena memakan waktu lebih lama.

Ia juga menilai kondisi tersebut kurang efisien, terutama bagi sopir yang harus mengejar waktu pengiriman.

“Pengiriman juga bisa terhambat karena antrean begini,” ujarnya. (PET) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.