BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mahasiswa Univeristas Islam Negeri (UIN) Antasari yang berkuliah di Kampus 2 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan dalam waktu dekat bisa menikmati layanan angkutan Feeder Trans Banjarbaru ke kampus.
Menyusul permintaan pihak kampus kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru agar angkutan gratis Pemko Banjarbaru itu sampai ke kawasan UIN Antasari di Jalan Pandarapan, Guntung Manggis, Landasanulin.
Bukan tanpa alasan, permintaan ini dilatarbelakangi salah satunya karena kejadian kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UIN di kawasan Jalan Trikora beberapa waktu lalu.
Rektor UIN Antasari, Prof Nida Mufidah menyebut, pihaknya telah mendapatkan kepastian bahwa angkutan ini akan masuk ke UIN pada awal Mei 2026.
“Alhamdulillah dibantu Dinas Perhubungan, insya Allah terhitung 1 Mei ini, taksi atau disebut apa itu, feeder, akan masuk ke kampus kami. Itu mulai di Jalan Garuda, Trikora, sampai masuk ke sini,” katanya Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, ini merupakan upaya untuk membantu para mahasiswa yang tidak ingin naik sepeda motor, sehingga keselamatan mereka akan terjamin sampai ke kampus.
Di sisi lain, Kasubbag Pelengkapan dan Pengadaan Barang UIN Antasari, Abdul Farid mengatakan, dengan adanya angkutan gratis ini dapat untuk menghemat biaya bagi mahasiswa.
Baca juga: Disdikbud Kalsel Larang Pungutan Wajib untuk Perpisahan, SMAN 1 dan 5 Kompak Gelar di Sekolah
Baca juga: PSS Sleman Ditahan Imbang Persiba, Begini Peluang Barito Putera
“Kedua, juga bisa lebih untuk mengurangi adanya kecelakaan bagi mahasiswa, karena kita ada beberapa kali mahasiswa yang mengalami kecelakaan, termasuk yang kemarin di Bundaran Palm itu,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Angkutan Transportasi Dishub Banjarbaru, Indah Astuti menjelaskan, mengenai rencana perluasan layanan bus Trans Banjarbaru agar dapat menjangkau kampus UIN Antasari Kampus 2 UIN Antasari.
Menurutnya, layanan ini direncanakan mulai beroperasi pada awal bulan depan atau Mei 2026 setelah dilakukan survei dan uji coba.
“Sesuai dengan surat yang dikirimkan oleh UIN pada hari Senin, langsung kami tindak lanjuti. Kita survei dan role play akan segera dilakukan supaya untuk awal bulan nanti sudah bisa dijalankan untuk Trans Banjarbaru masuk ke UIN,” katanya.
Ia menyebut layanan ini merupakan modifikasi dari Trayek 1 yang sebelumnya berakhir di SMA 5 Banjarbaru. Rute tersebut akan diperpanjang hingga masuk ke area dalam kampus UIN.
Dishub Banjarbaru juga disebut akan berkoordinasi untuk menyiapkan infrastruktur tambahan, seperti pembangunan halte, guna memberikan kenyamanan bagi penumpang yang menunggu bus.
Indah juga memastikan tidak ada pengurangan rute pada trayek yang sudah ada, menurutnya perubahan hanya berupa penambahan atau perpanjangan jalur untuk memastikan area kampus terlayani dengan baik. (Banjarmasinpost.co.id/rizki fadillah)