Saatnya Menang di Wayan Dipta
Abdul Azis Alimuddin April 27, 2026 01:21 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Misi besar diusung PSM Makassar saat menantang Bali United pada pekan ke-30 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (27/4/2026) pukul 16.30 Wita.

Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin.

Bagi Pasukan Ramang, ini adalah kesempatan mematahkan kutukan di markas Serdadu Tridatu.

Sejak 2017, PSM tak pernah menang di stadion berkapasitas 15 ribu penonton tersebut.

Dari delapan lawatan, Juku Eja hanya mampu meraih empat hasil imbang dan menelan empat kekalahan.

Namun kali ini, Yuran Fernandes dan kawan-kawan datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Kemenangan 3-1 atas Persik Kediri di Stadion BJ Habibie Parepare, Kamis pekan lalu, menjadi modal penting untuk mencuri poin di Bali.

Tambahan tiga poin akan sangat berarti.

PSM berpeluang naik dari peringkat 14 ke posisi 12 sekaligus menjauh dari zona degradasi.

Asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, mengakui laga ini tidak mudah.

Ia menyoroti ketajaman lini serang Bali United yang tengah on fire di kandang.

Dalam dua laga kandang terakhir, tim asuhan Johnny Jansen tampil menggila dengan mencetak 10 gol dan hanya kebobolan dua kali.

“Mereka punya kualitas di lini serang, itu yang harus kami antisipasi,” ujar Amir.

Meski begitu, PSM tak datang untuk bertahan.

Target poin tetap jadi prioritas demi memperbaiki posisi di klasemen.

Di lini depan, Alex Tanque menegaskan seluruh pemain siap bertarung meski waktu persiapan cukup singkat.

“Setiap pertandingan di liga ini sulit. Tapi kami punya kepercayaan diri untuk dapat poin, bahkan tiga poin,” tegasnya.

Di sisi lain, Bali United dipastikan kehilangan dua pemain belakangnya, Joao Ferrari dan Rizky Dwi, yang absen akibat akumulasi kartu kuning.

Kendati demikian, Alex menilai absennya dua bek tersebut tak akan banyak mengurangi kekuatan tuan rumah.

“Yang penting kami fokus ke permainan sendiri dan tampil maksimal,” ujarnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.