Saat Para Anak Penyandang Disabilitas Ikuti Simulasi Bencana BPBD dan Damkar Kota Tasikmalaya
Kemal Setia Permana April 27, 2026 12:11 AM

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Paguyuban Disabilitas Tasikmalaya (Papeditas) mengikuti simulasi kebencanaan di Kecamatan Tawang, Minggu (26/4/2026). 

Simulasi Kebencanaan bagi disabilitas dilaksanakan untuk memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2026. 

Adapun dalam simulasi ini, anak-anak difabel mengikuti semua arahan yang diberikan petugas dari BPBD dan Damkar Kota Tasikmalaya.

Anak-anak difabel juga ditemani para orang tua dan gurunya, mereka nampak tenang ketika diberikan pengarahan oleh para petugas pada saat terjadinya gempa maupun kebakaran. 

Saat anak-anak difabel terjebak di sebuah ruangan yang tinggi, mereka langsung memahami dan tidak panik untuk mencari jalan keluar. 

Baca juga:  BPBD Pangandaran Lakukan Mitigasi Gempa, Tsunami, dan Megathrust, Libatkan Pramuka

Di sisi lain, petugas dengan sigap mengarahkan dan membantu anak-anak tersebut untuk keluar dari sebuah ruang.

Dalam simulasi kebencanaan bagi disabilitas ini langsung mendapatkan apresiasi dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra yang turut hadir menyaksikan kegiatan.

Ia menyebut bahwa simulasi ini yang melibatkan penyandang disabilitas menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kolaborasi masyarakat.

"Ada dua hal utama yang menonjol, pertama sosialisasi kebencanaan tidak hanya dilaksanakan BPBD, tapi melibatkan anak-anak difabel dan kedua ini menjadi sarana antar lintas sektor serta saling mengenal," kata Diky kepada TribunPriangan.com,

Bahkan ia melihat semangat yang ditampilan anak-anak difabel ini perlu diapresiasi, karena mereka begitu telaten dan mengikuti arahan petugas.

"Semangat mereka harus ditiru dalam keikutsertaan simulasi kebencanaan ini, menciptakan karya, bahkan mau ikut dalam sosialisasi bencana," jelas Diky.

Diky berjanji akan terus mendorong kerja sama dengan KCD Pendidikan untuk memperluas program ini ke SLB yang ada di Kota Tasikmalaya.

Baca juga: 83 Peristiwa Bencana Melanda Kota Tasikmalaya Dalam 3 Bulan, Viman Sebut Didominasi Banjir

"Ini sangat luar biasa, pengenalan sejak dini juga. Mudah-mudahan ke depan bisa dikenali dan dilakukan sinergitas untuk peduli berbagai hal," katanya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kalak BPBD Hanafi mengungkapkan simulasi dengan anak-anak difabel menjadi warna baru, karena dilakukan dengan semangat.

"Kita bisa lihat anak-anak difabel memiliki semangat dan daya juang, karena mau diberikan instruksi oleh petugas kami," kata Hanafi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.