BANJARMASINPOST.CO.ID - Upaya percepatan penggunaan kendaraan listrik di Kalimantan kembali diperkuat dengan diresmikannya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging pertama di Kalimantan yang berlokasi di QMall Banjarbaru. Peresmian ini dilakukan oleh Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby bersama Manager PLN UP3 Banjarmasin Yanuar dan Owner QMall Banjarbaru H Norhin pada Sabtu (25/4/2026).
Hadirnya SPKLU ini menjadi pelengkap fasilitas pengisian kendaraan listrik di kawasan pusat perbelanjaan di Kalimantan Selatan, setelah sebelumnya tersedia SPKLU di DutaMall Banjarmasin. Keberadaan infrastruktur ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PLN dan pihak swasta dalam menghadirkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik di kota berjuluk Idaman tersebut.
“Kehadiran SPKLU Ultra Fast Charging ini menjadi komitmen bersama dalam mendorong penggunaan energi bersih, mengurangi emisi karbon, dan mendukung transformasi kota yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi QMall Banjarbaru sebagai kawasan komersial yang turut berperan dalam menyediakan fasilitas kendaraan listrik, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar, menjelaskan bahwa kehadiran SPKLU ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih dan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di Banjarbaru.
“Ini Fast Charging pertama dengan daya terbesar di Kalimantan untuk melayani kendaraan listrik. Pengisian dayanya sangat cepat, hanya sekitar 30 menit sudah mencapai 80 persen, jauh lebih singkat dibandingkan pengisian normal yang bisa memakan waktu 4 hingga 5 jam,” jelasnya.
Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelitijono, menegaskan bahwa PLN akan terus memperluas infrastruktur pendukung kendaraan listrik guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Pengembangan SPKLU ini menjadi langkah nyata PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang andal dan mudah diakses. Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin dekat dan mendukung gaya hidup berbasis energi bersih,” ujar Iwan.
Hingga saat ini, PLN UID Kalselteng telah mengoperasikan 75 unit SPKLU di 48 lokasi di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Ke depan, penambahan infrastruktur ini diharapkan semakin mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih bersih dan efisien di masyarakat.(AOL)