Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang secara perlahan sudah mengaktifkan separuh ruangan rawat inap yang sebelumnya lumpuh akibat banjir bandang.
Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra menyebut saat ini pihaknya sudah bisa menampung 134 pasien rawat inap.
“Tempat tidur pasien yang tersedia saat ini sudah 134 unit,” kata Andika, Senin (27/4/2026).
Dijelaskannya saat banjir pada akhir 2025, kerusakan alat kesehatan mencapai 94 persen. Besarnya kerusakan ini membuat rumah sakit memindahkan layanan medis ke lapangan kantor bupati.
Baca juga: Pembuangan Limbah Medis B3 RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Ditangani Rekanan
“Alhamdulillah bantuan dari berbagai pihak donator, kini sudah tersedia 134 tempat tidur. Memang belum maksimal, tapi setidaknya kita sudah bisa memberikan tempat yang layak untuk pasien,” ungkapnya.
Sebagai gambaran, RSUD Muda Sedia sebelumnya memiliki 245 unit tempat tidur. Artinya kapasitas yang dimiliki saat ini hanya separuh dari kondisi sebelum banjir bandang.
Meski dilanda keterbatasan di segala lini, Andika memastikan pihaknya tetap membuat skala prioritas dalam menjalankan fungsi dan tugas. Misalnya saat ini mereka sedang meningkatkan sistem keamanan menyusul tembok pagar roboh diterjang banjir.
“Untuk keamanan memang ekstra keras karena akses begitu terbuka akibat tembok roboh,” kata dia.
Dia meyakinkan koordinasi dengan Kementerian PU terus dilakukan dan ada peluang perbaikan tembok ini akan segera teratasi.
“Insyallah nanti akan didukung rehabilitasi termasuk pagar dan beberapa gedung lainnya, mudah-mudahan ini segera terwujud sehingga keamanan akan kembali membaik,” ungkapnya. (mad)
Baca juga: Dua Bulan Pascabanjir, RSUD Muda Sedia Kekurangan Alkes