Efek Insiden di Stasiun Bekasi Timur, Kondisi Stasiun KRL Manggarai Tak Sepadat Biasanya
Satrio Sarwo Trengginas April 28, 2026 02:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, MANGGARAI - Pagi di Stasiun Manggarai biasanya identik dengan lautan manusia yang bergegas mengejar waktu. 

Namun suasana itu terasa sedikit berbeda hari ini. Tidak sepadat biasanya, ritme langkah para penumpang pun tampak lebih renggang dari hari-hari normal.

Imbas insiden di Stasiun Bekasi Timur, arus penumpang dari arah Bekasi yang biasanya membanjiri stasiun transit terbesar di Jakarta itu tampak berkurang.

Pagi yang Tak Seramai Biasanya

Manggarai tetap hidup seperti biasa, kereta datang dan pergi tanpa henti. 

Namun ada satu yang terasa berbeda, kepadatan yang biasanya “menyesakkan” kini sedikit berkurang.

Seorang petugas kebersihan yang berada di lokasi mengakui perubahan itu terasa sejak pagi.

“Tadi pagi sih tetap ramai ya, tapi kalau di lihat-lihat emang enggak seramai biasanya,” ucap salah satu petugas kebersihan yang enggan menyebut namanya, Selasa (28/4/2026).

Biasanya, penumpang dari Bekasi menjadi salah satu penyumbang terbesar kepadatan di Manggarai, terutama pada jam berangkat kerja.

Perjalanan KRL Masih Terbatas

Gangguan operasional KRL masih berdampak hingga siang hari. 

Perjalanan menuju Cikarang belum sepenuhnya normal dan hanya dilayani sampai Stasiun Cakung dan Bekasi.

Pengumuman ini terus disampaikan berulang kali melalui pengeras suara di Stasiun Manggarai, mengingatkan penumpang untuk menyesuaikan perjalanan mereka.

Pembatasan ini dilakukan karena proses evakuasi di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung.

Penumpang “Hijrah” ke LRT

Tak sedikit warga Bekasi yang memilih mencari alternatif transportasi, salah satu yang paling terasa adalah lonjakan penumpang di LRT Jabodetabek.

Moda transportasi yang melayani rute Bekasi-Dukuh Atas itu mendadak dipadati penumpang yang beralih dari KRL.

“Efek penumpang KRL hijrah ke LRT. Pagi ini penuh banget,” ujar Prahditia Riskiyanto, warga Bekasi.

Pradit yang sehari-hari menggunakan LRT merasakan perubahan signifikan dibanding biasanya.

“Tadi pagi sampe susah keluarnya. Hampir aja telat turun tadi,” kata dia.

Efek Domino di Transportasi Ibu Kota

Peristiwa di Bekasi Timur tak hanya berdampak pada satu jalur, tetapi juga memicu efek domino di sistem transportasi Jabodetabek.

Manggarai yang biasanya sesak menjadi sedikit lengang, sementara LRT justru mengalami lonjakan penumpang.

Pemandangan ini menunjukkan betapa saling terhubungnya moda transportasi di kawasan perkotaan, satu gangguan saja bisa mengubah pola perjalanan ribuan orang dalam hitungan jam.

Berita terkait

  • Baca juga: BERITA FOTO Ringsek Hanya Tersisa Atap, Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek
  • Baca juga: "Mobil Ngonci, Gak Bisa Jalan," Momen Sopir Taksi Syok Sebelum Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
  • Baca juga: Pengakuan Sopir Taksi Hijau, Mobil Terkunci di Rel Sebelum Tabrakan Kereta Bekasi: Jalan Gak Bisa

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.