Buruh Harian Tewas Bersimbah Darah, Ditikam Maling Saat Dipergoki Sedang Mencuri Motor di Area Pasar
Murhan April 28, 2026 03:52 PM

Nasib buruh harian lepas yang mencoba menggagalkan pencurian sepeda motor.

Upayanya menggagalkan aksi pencurian di kawasan Pasar 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, justru berakhir tragis. 

Korban yang bernama Sodri (36) tewas setelah ditikam senjata tajam saat diduga memergoki pelaku curanmor pada Senin (27/4/2026) dini hari. 

Adanya peristiwa ini terjadi di sekitar area pasar dan membuat warga sekitar geger karena korban ditemukan bersimbah darah sebelum akhirnya meninggal dunia.

Saksi mata sekaligus petugas keamanan pasar, Arman Saputra (35), menyebut dirinya mendapat laporan dari warga mengenai adanya seseorang yang tergeletak di depan pos jaga. 

“Saya langsung cek ke lokasi, dan benar korban sudah tergeletak. Kami segera membawa korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang,” ujarnya. 

Ia menambahkan, kondisi korban sudah sangat kritis sejak ditemukan di lokasi kejadian.

Dari keterangan awal yang dihimpun, insiden bermula ketika Sodri diduga memergoki pelaku yang tengah berusaha mencuri sepeda motor di area pasar. 

Korban kemudian berusaha mengejar pelaku seorang diri, namun pelaku yang membawa senjata tajam justru melakukan penusukan dan melukai korban di beberapa bagian tubuh, termasuk bawah tulang belikat kiri, bawah lengan kiri, serta luka gores di dada dan bahu.

Setibanya di rumah sakit, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. 

“Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sampai di rumah sakit,” tambah Arman. 

Usai kejadian, jenazah Sodri dibawa pihak keluarga ke rumah duka di kawasan Talang Jambe, Sukarami, Palembang, sementara keluarga juga telah melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang pada Senin siang.

Kapolsek SU I, Kompol Heri, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga dengan mendatangi lokasi kejadian. 

“TKP langsung kami datangi untuk melakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi guna dimintai keterangan,” ujarnya. 

Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran dan polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta motif di balik aksi tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.