Bupati Parigi Moutong Tinjau Lokasi Rencana Asrama Mahasiswa di Gorontalo
Wawan Akuba April 28, 2026 06:47 PM

 

Reporter: Yuni Hasan, Mahasiswa Magang

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, melakukan kunjungan ke kawasan Jl Pangerah Hidayat atau kerap disebut JDS Bawah, Kelurahan Liluwo, Kota Gorontalo, Selasa (28/4/2026).

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 Wita itu dilakukan untuk meninjau rencana pembelian lokasi asrama bagi mahasiswa asal Kabupaten Parigi Moutong yang sedang menempuh pendidikan di Gorontalo.

Dalam kunjungan tersebut, Erwin Burase mengungkapkan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo guna membahas kerja sama antardaerah.

Kerja sama itu mencakup sejumlah sektor strategis, seperti pertanian, peternakan, dan pendidikan.

Baca juga: 3 Warung Sate di Gorontalo yang Ramai Pembeli, Harga Mulai Rp12 Ribu

“Sudah dibahas, nanti akan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menurutnya, fokus utama kunjungan kali ini adalah memastikan ketersediaan fasilitas tempat tinggal bagi mahasiswa asal Parigi Moutong di Gorontalo.

Berdasarkan data sementara, jumlah mahasiswa asal Parigi Moutong yang menempuh pendidikan di Gorontalo mencapai hampir 1.000 orang setiap tahun.

Hal tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk menghadirkan asrama yang representatif sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan generasi muda.

“Mahasiswa kita cukup banyak, jadi perlu asrama,” katanya.

Erwin menjelaskan, pembangunan asrama direncanakan dilakukan secara permanen melalui pembelian lokasi yang dinilai strategis.

Saat ini terdapat tiga titik lokasi yang sedang ditinjau sebagai bahan pertimbangan sebelum keputusan akhir ditetapkan.

“Kita akan pilih yang terbaik,” tegasnya.

Ia menambahkan, lokasi tersebut nantinya tidak hanya difungsikan sebagai asrama mahasiswa, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kantor perwakilan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di Gorontalo, termasuk pembangunan mess pemerintah daerah sebagai fasilitas pendukung.

Ke depan, pemerintah daerah juga berencana melakukan rehabilitasi dan pengembangan secara bertahap agar mampu menampung lebih banyak mahasiswa, terutama mahasiswa baru.

“Pembangunan dilakukan pelan-pelan agar bisa menampung mahasiswa kita,” jelasnya.

Menurut Erwin, banyak mahasiswa asal Parigi Moutong memilih melanjutkan pendidikan di Gorontalo karena jaraknya lebih dekat dibandingkan Kota Palu.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan fasilitas hunian mahasiswa menjadi semakin mendesak.

Dengan adanya rencana pembangunan ini, pemerintah daerah berharap mahasiswa asal Parigi Moutong dapat memperoleh tempat tinggal yang layak dan nyaman selama menjalani pendidikan di Gorontalo. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.