- Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani menuduh Amerika Serikat (AS) bertindak seperti bajak laut dan teroris.
Pasalnya, pasukan AS telah menyita kapal-kapal yang membawa minyak Iran meski berlayar di perairan internasional.
Iravani menyampaikan sikapnya dalam sidang Dewan Keamanan PBB tentang keamanan maritim, Senin (27/4/2026).
Ia menyindir sejumlah negara yang menerapkan standar ganda terkait penutupan Selat Hormuz oleh Iran.
Mereka menegaskan bahwa hak navigasi tidak boleh terancam.
Namun, mereka justru mengabaikan pelanggaran hukum yang dilakukan AS dengan memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.
Belum lagi kapal-kapal yang membawa minyak Iran juga disita.
"Pemberlakuan blokade maritim dan serangan teroris baru-baru ini terhadap kapal-kapal dagang Iran, tindakan yang memiliki ciri khas pembajakan dan penyanderaan serta bertindak seperti kelompok bajak laut dan teroris," ujar Iravani.
Iravani menegaskan bahwa negara telah mengambil langkah sesuai hukum internasional untuk mengatasi ancaman musuh.
Beberapa kapal yang telah disita AS seperti MV Touska, M/T Tifani, dan Majestic X.
Pentagon menuduh kapal tersebut berlayar di bawah sanksi serta diam-diam menyelundupkan minyak Iran.
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman