Pelajar Asal  Balangan Juara Poster Digital, Inspirasi Haviva Muncul Saat Menonton Anime
Irfani Rahman April 29, 2026 08:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID- Di depan layar smart tablet ditemani stylus pen yang ia pegang, Haviva Ophelia Pribadi mengeluarkan imajinasinya ke dalam bentuk gambar digital.

Aktivitas menggambar ini adalah hobi Haviva sejak kecil yang kemudian sukses membawa prestasi bagi pelajar kelas XI, SMAN 1 Paringin, Balangan tersebut.

Kecintaan Haviva terhadap dunia seni menggambar sudah muncul sejak ia kecil. Bermula dari coret-coret dinding yang kemudian didukung oleh orangtuanya untuk mengekspresikan diri lewat lukisan maupun gadget untuk kreasi gambar digital.

Tak jarang, Haviva menghabiskan waktu hingga berjam-jam di depan layar untuk mengeluarkan seluruh bayangan yang ada di kepalanya. Semua ide dituangkan ke dalam layar dengan bentuk gambar yang begitu detail.

Bukan hanya via kanvas digital, Haviva mengekspresikan diri juga melalui kertas-kertas gambar, maupun kanvas lukis pada umumnya. Bahkan tak jarang hasil lukisan Haviva masuk dalam mading sekolah atau dipajang saat pameran.

Baca juga: Bakar Kreativitas Pelajar SMAN 1 Pelaihari Tanahlaut, Haji Endang Kupas Liku Hidup Tokoh Sukses

Baca juga: Jaksa Tuntut Pecatan Polisi Pembunuh Mahasiswi 14 Tahun Penjara, BEM ULM: Kecewa dan Prihatin 

“Kalau peralatan gambar, saya lebih suka menggunakan tablet dan stylus pen, tapi kalau sedang di sekolah, biasanya gambar manual di kertas menggunakan drawing pen,” ceritanya sembari memperlihatkan hasil lukisan pada tablet yang rampung ia kerjakan, Kamis (23/4).

Remaja kelahiran April 2009 ini kerap menggambar anime yang menurutnya lebih memberikan daya tarik tersendiri. Bahkan Haviva mempunyai draft komik digital yang ia buat secara pribadi.

“Saya lebih suka menggambar karakter, kalau membuat komik digital itu lebih untuk seru-seruan aja,” ungkapnya.

Haviva juga suka melukis pemandangan apabila ia menggambar menggunakan kanvas lukis.

Baik di rumah maupun di sekolah, sudah banyak karyanya yang tersimpan secara rapi.

Ketertarikan Haviva pada dunia gambar bermula dari kesukaannya dalam bermain game dan menonton anime. Lantas dari sanalah Haviva mulai menyatukan kemampuannya dalam menggambar dengan hal yang ia suka.

Bermodalkan pembelajaran dari tutorial Youtube, Haviva belajar secara otodidak untuk meningkatkan kemampuan menggambarnya. Ia juga mendalami anatomi lewat buku, kadang juga melihat pameran seni.

“Dulu sering nonton konten orang bikin animasi juga, jadi ingin bikin dan jadinya termotivasi dan belajar deh,” katanya.

Namun untuk lomba, ia sering kali meminta bimbingan guru seni di sekolah, khususnya untuk tata letak sebuah poster dan sebagainya.

Ke depan ungkap Haviva, dirinya ingin membuktikan bahwa seni itu bukan hanya menciptakan sebuah karya beremosi dan estetika, melainkan bisa menjadi sebuah profesi yang sangat mulia.

“Sebagai perempuan, saya ingin menunjukkan bahwa seni visual bisa jadi media kampanye yang kuat untuk menyuarakan gagasan penting di masyarakat,” citanya.

Baru-baru ini, Haviva juga telah berhasil membawa nama harum untuk sekolahnya sebagai juara pertama lomba poster digital pada ajang FLS3N tingkat SMA sederajat di Kabupaten Balangan. Selain itu, awal tahun lalu, Haviva juga menyumbang prestasi pada ajang Pekan Hijau Balangan.

(isti rohayanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.