Daun ketumbar cukup sulit disimpan. Karakternya yang mudah layu perlu penangan khusus agar segar lebih lama. Begini cara menyimpannya.
Daun ketumbar atau coriander dikenal sebagai bahan pelengkap untuk meningkatkan cita rasa masakan. Mulai dari sup, sambal, hingga berbagai hidangan khas Asia.
Aroma segar yang khas membuat daun ketumbar hampir digunakan dalam banyak jenis hidangan makanan. Namun, satu masalah yang sering dialami adalah ketumbar cepat layu, menguning, bahkan membusuk hanya dalam beberapa hari setelah dibeli.
Agar daun ketumbar awet lebih lama, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Cara penyimpanannya ini juga bisa diterapkan untuk menyimpan daun seledri di rumah supaya tak cepat layu.
Baca juga: Restoran Chinese Tertua di Amerika Serikat Berakhir Tutup, Ini Alasannya
Berikut 6 tips menyimpan daun ketumbar dilansir dari Times of India:
Agar segar lebih lama, daun ketumbar disarankan untuk disimpan seperti buket bunga. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska
|
1. Simpan Seperti Buket Bunga
Salah satu cara paling efektif adalah memperlakukan ketumbar seperti bunga segar. Potong sedikit bagian bawah batang, lalu letakkan dalam gelas berisi air.
Pastikan hanya batang yang terendam, sementara daun tetap kering. Setelah itu, tutup bagian atasnya secara longgar menggunakan plastik dan simpan di dalam kulkas.
Cara ini membantu batang tetap menyerap air sehingga daun tidak cepat layu. Metode ini bahkan bisa menjaga kesegaran hingga beberapa hari lebih lama dibanding cara lainnya.
2. Bungkus dengan Tisu Dapur
Metode berikutnya adalah membungkus daun ketumbar dengan tisu dapur. Tisu berfungsi menyerap kelembapan berlebih yang bisa menyebabkan daun cepat busuk.
Caranya, pastikan ketumbar dalam kondisi kering, lalu bungkus dengan tisu dan simpan dalam wadah atau plastik tertutup. Teknik ini menjaga keseimbangan kelembapan sehingga daun tetap segar tanpa menjadi lembek.
3. Gunakan Wadah Kedap Udara
Menyimpan ketumbar dalam wadah kedap udara juga bisa jadi solusi praktis. Lapisi bagian bawah wadah dengan tisu, lalu letakkan daun ketumbar di atasnya dan tutup rapat.
Cara ini membantu mengurangi paparan udara yang bisa mempercepat proses pembusukan. Selain itu, tisu di dalam wadah akan menyerap uap air yang muncul sehingga daun tetap kering dan segar lebih lama.
4. Simpan dengan Kain Katun
Ada cara menyimpan daun ketumbar yang lebih tradisional, yaitu dengan memanfaatkan kain katun atau kain tipis. Letakkan ketumbar di dalam wadah, lalu tutup dengan kain tersebut.
Kain membantu menjaga sirkulasi udara sekaligus menyerap kelembapan berlebih. Metode ini cukup efektif untuk mempertahankan tekstur dan aroma daun ketumbar tanpa membuatnya cepat rusak.
Menjaga kelembaban akarnya juga efektif untuk mencegah layu lebih cepat. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska
|
5. Jaga Kelembaban Akar
Jika ketumbar masih memiliki akar, jangan langsung dibuang. Bungkus bagian akar dengan kain atau tisu yang sedikit lembap, sementara bagian daun dibiarkan tetap kering.
Kemudian simpan dalam kantong plastik atau ziplock. Teknik ini menciptakan kondisi yang menjaga keseimbangan antara kelembapan dan sirkulasi udara.
6. Jangan Dicuci
Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah mencuci ketumbar sebelum disimpan. Padahal, air yang tersisa pada daun bisa mempercepat pembusukan.
Sebaiknya simpan ketumbar dalam kondisi kering, lalu cuci hanya saat akan digunakan. Cara ini terbukti membantu memperpanjang masa simpan karena menghindari kelembapan berlebih yang memicu jamur dan pembusukan.







