PAM Surya Sembada Surabaya Ungkap Penyebab Pipa MERR Bocor : Tanah Turun di Area Sungai
Titis Jati Permata April 30, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Kota Surabaya telah menuntaskan perbaikan kebocoran pipa di Jalan Ir. H. Soekarno (MERR), Rabu (29/4/2026). 
Berdasarkan pemeriksaan awal, kebocoran tersebut diduga akibat penurunan tanah sungai di sekitar pipa berada.

Penurunan Elevasi Tanah

Manajer Tata Usaha dan Humas PAM Surya Sembada, Louis Andilun Gatu, menjelaskan hasil investigasi awal menunjukkan penyebab utama kebocoran adalah faktor kondisi geografis. 

Penurunan elevasi tanah di sekitar aliran sungai diduga memicu pergeseran pada sambungan pipa hingga akhirnya bocor.

Baca juga: Pipa PAM Surya Sembada Surabaya Bocor di MERR: Semburan Air Capai 3 Meter

“Identifikasi awal penyebab kebocoran yaitu adanya penurunan elevasi tanah di sekitar sungai, yang berakibat pada sambungan pipa mengalami kebocoran,” ujar Andi ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (30/4/2026). 

Gangguan Distribusi Air

Akibat kerusakan pipa berdiameter 1000 mm itu, gangguan distribusi air di sejumlah wilayah terganggu. 

Distribusi air ke sejumlah wilayah mengalami gangguan, mulai dari tekanan air mengecil hingga tidak mengalir.

Wilayah terdampak antara lain Pondok Candra, Gunung Anyar, Purimas, Medokan Ayu, Rungkut Madya, Pandugo, Kedung Baruk, hingga kawasan Kenjeran dan sekitarnya. 

Siagakan Layanan Tangki Air

Sebagai langkah penanganan dampak, PAM Surya Sembada menyiagakan layanan tangki air gratis bagi pelanggan terdampak. 

Layanan ini dapat diakses melalui Call Center (bebas pulsa) di 08001926666, WA 08123316666, atau Aplikasi CIS (Customer Information System).

Andi menambahkan, tim teknis langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan saat kejadian. 

Hingga petang, proses perbaikan berlangsung dengan fokus pada stabilisasi pipa dan pemulihan jaringan distribusi.

Pengecekan Menyeluruh di Lokasi

Selain perbaikan fisik, PAM Surya Sembada juga melakukan pengecekan menyeluruh di sekitar lokasi untuk memastikan penyebab kerusakan secara detail. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. 

“Kami tidak hanya memperbaiki pipa yang bocor, tetapi juga mengevaluasi kondisi tanah dan lingkungan sekitar sebagai langkah antisipasi ke depan,” imbuhnya.

Semburan Air Tinggi

Di lokasi kejadian yang berada sebelum traffic light (TL) Kedung Baruk, dari arah Rungkut Surabaya, semburan air sempat menarik perhatian pengguna jalan. 

Seorang warga sekaligus saksi mata, Roni Budi, mengatakan bahwa air menyembur cukup tinggi hingga mengganggu arus lalu lintas. 

"Airnya tinggi sekali, sampai sekitar tiga meter di atas jalan,” kata Roni.

Kondisi tersebut membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan, terutama di sekitar traffic light Kedung Baruk dari arah Rungkut. Arus kendaraan pun sempat tersendat pada Rabu siang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.