Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Reje Kampung Keramat Mupakat, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Iman Ahmadi SPd I menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan masyarakat melalui sejumlah program strategis kampung.
Program tersebut meliputi penertiban zakat mal, sosialisasi pendidikan pranikah bagi calon pengantin, penguatan PAUD, serta optimalisasi Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Pernyataan itu disampaikan Iman Ahmadi pada momentum launching Posyandu 6 SPM Kabupaten Aceh Tengah yang dipusatkan di Kampung Keramat Mupakat, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, pendidikan pranikah menjadi langkah penting dalam membekali calon keluarga baru agar memiliki kesiapan mental dan spiritual, serta pemahaman tentang kesehatan keluarga.
Hal ini dinilai efektif untuk menekan angka perceraian, mencegah stunting, dan melahirkan generasi yang berkualitas.
Iman Ahmadi juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh agama dan tokoh adat dalam membina rumah tangga baru, agar berjalan sesuai nilai-nilai syariat Islam, adat Gayo, serta ketentuan perundang-undangan.
Selain itu, Iman Ahmadi memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan pendidikan masyarakat.
Ia pernah menjadi Fasilitator Kabupaten Program Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PPAUD) Dirjen PAUDNI PLS pada 2009–2013.
Dalam program tersebut, ia membina 120 layanan pendidikan masyarakat di 60 desa di Aceh Tengah, serta terhubung dengan 21 provinsi dan 50 kabupaten/kota di Indonesia.
Program tersebut menjadi salah satu upaya besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar masyarakat, meski kemudian terhenti seiring berakhirnya dukungan dana dari Bank Dunia.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengembangan PAUD tetap menjadi prioritas kampung karena pendidikan usia dini merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia unggul.
“Atas nama Pemerintah Kampung Keramat Mupakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Aceh Tengah, Ketua DPRK Aceh Tengah.
Serta seluruh dinas terkait yang telah memberikan kepercayaan kepada kampung ini sebagai tuan rumah launching Posyandu 6 SPM.
Ini adalah amanah besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan masyarakat,” ujarnya.
Launching Posyandu 6 SPM ini diharapkan menjadi tonggak baru pelayanan terpadu masyarakat yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan perlindungan masyarakat, serta sosial.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen kampung, Keramat Mupakat optimistis menjadi contoh kampung yang maju, sehat, religius, dan berdaya saing di Aceh Tengah. (*)
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Rentan, Penggiat Masjid di Aceh Tengah Terlindungi
Baca juga: Tiga Guru dari Aceh Tengah Terima Bingkisan Buku dari Penyair Besar Indonesia Taufiq Ismail
Baca juga: Furugori Toru Promosikan Kopi Gayo, Ajak Warga Jepang Berkunjung ke Aceh Tengah